Selasa, 22 November 2016

Musik Jepang Enka

Mimin mau bahas tentang salah satu musik Jepang nih.., yaitu Enka.. yuk disimak!

Enka (演歌) adalah salah satu genre musik pop Jepang berupa balada bernada sentimental yang secara unik mengekspresikan luapan perasaan orang Jepang. Penyanyi enka menyanyikan lagu menggunakan teknik menyanyi yang disebut melisma. Penyanyi enka sebagian besar mengenakan kimono walaupun tidak sedikit penyanyi enka yang mengenakan pakaian ala Barat.

Lagu enka sering mengangkat tema-tema seperti perpisahan, laut, pelabuhan, kereta api senja, sake, air mata, wanita, hujan dan salju. Liriknya hampir selalu berkaitan dengan patah hati atau kesedihan akibat cinta yang tidak mudah terlupakan. Maksudnya agar pendengar musik enka merasa senasib dan menjadi terhibur. Selain kesedihan akibat cinta, lagu enka juga kadang-kadang memakai tema-tema lain seperti kebahagian rumah tangga, hubungan kekeluargaan (ibu, kakak-beradik, anak perempuan, cucu), keindahan alam (gunung, sungai) dan pejudi pengembara.

Enka berawal dari seni bercerita di muka umum yanng merupakan sarana mengemukakan pendapat untuk mengkritik pemerintah lokal. Setelah pidato bernada kritik dilarang pada akhir abad ke-19, pidato disamarkan dalam bentuk lirik lagu bernada protes. Musik pengiringnya disebut enka, dan ditulis dengan aksara kanji (演歌) yang secara harfiah berarti lagu pidato, dari kata “en” (, pidato) dan “ka” (, lagu). Definisi enka sebagai lagu bernada protes mulai hilang ternyata tidak bertahan lama. Sejak pertengahan hingga akhir zaman Meiji, lirik lagu enka mulai digantikan dengan tema-tema baru yang sentimentil dan berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Source : Japan Course (@ine0489k)

Kamis, 10 November 2016

Wisata Jepang Pasar Ikan Tsukiji di Tokyo

Nihh mimin post tentang pasar di Tokyo, siapa tau disini ada yg hobby belanja nanti bisa belanja dijepang wkwk
Yuk disimakk~


Pasar Tsukiji (Tsukiji Shijō) merupakan pusat grosir besar yang menyediakan ikan, buah-buahan dan sayuran di pusat kota Tokyo. Tempat ini paling terkenal di antara lebih dari sepuluh pasar grosir yang menangani distribusi ikan, daging dan menghasilkan bunga di jantung metropolitan Tokyo. Tsukiji dikenal sebagai salah satu pasar ikan terbesar di dunia yang bertanggung jawab atas lebih dari 2000 ton produk laut perharinya. Pada musim semi 2016 nanti, diharapkan tempat ini akan dipindah ke lokasi baru di Toyosu.

Pemandangan dari beragam jenis ikan segar dan makanan laut lainnya, dan dijejali kesibukan dari skuter, truk, para penjual dan pembeli telah menciptakan lokasi ini sebagai daya tarik wisata. Bahkan, jumlah dari pengunjungnya meningkat begitu tajam beberapa tahun terakhir ini. Namun kepadatan para wisatawan cenderung tidak diantisipasi oleh infrastruktur pasar yang sebenarnya didirikan bukan untuk kepentingan wisata.

Kompleks Tsukiji meliputi sebuah pasar di bagian dalam, yang sering dijadikan pusat lelang bagi grosir-grosir di sana, dan pasar di bagian luar yang diisi oleh toko-toko eceran dan warung. Beberapa restoran juga ditemukan di bagian dalam pasar. Untuk menghindari persinggungan dengan aktivitas bisnis di sana, aturan-aturan berbeda harus dipatuhi ketika mengunjungi bagian-bagian tertentu dalam pasar.
Peta Tsukiji Market Tokyo
Mengunjungi Lelang Tuna
Jumlah pengunjung pelelangan tuna dibatasi hingga 120 orang perhari, jumlah maksimum yang mampu ditampung oleh infrastruktur pasar. Para wisatawan yang hendak melihat pelelangan harus mengajukan pendaftaran ke Osakana Fukyu Center (Pusat Informasi Ikan) di Gerbang Kachidoki. Mulai dari pukul 05.00 pada kedatangan pertama, pelayanan pertama (yang mungkin diawali lebih awal saat hari-hari sibuk). Kelompok pertama yang terdiri dari 60 pengunjung akan dimasukkan pada jam lelang antara pukul 05.25 dan 05.50, sedangkan kelompok kedua akan dimasukkan antara pukul 05.50 dan 06.15.
Pelelangan Ikan Tuna di Tokyo
Pada hari-hari sibuk, para pengunjung harus mulai berbaris rapi sebelum pukul 05.00, dan jumlahnya bisa melebihi kapasitas sehingga banyak pengunjung berikutnya yang tak bisa menyaksikan lelang. Pengunjung yang permohonannya diterima bisa menyaksikan pelelangan di lokasi yang telah ditetapkan. Mereka juga tidak diperbolehkan untuk menyaksikan lelang dari lokasi lain ataupun menggunakan kamera flash yang bisa mengganggu jalannya aktivitas bisnis.

Mengunjungi Lokasi Grosir
Lokasi grosir terdiri dari ratusan stand kecil di ruang yang luas dan sesak, di mana para penjual dan pembeli saling bergegas di sepanjang jalan sempit dengan gerobak dan truk. Lokasi ini merupakan kawasan yang menarik bagi para wisatawan yang sekadar ingin menyaksikan lelang atau mengabadikan momen dengan kamera, namun juga cenderung mengusik aktivitas dari para profesional yang sedang bekerja di sana.
Bagian Tsukiji Tokyo Grosir
Akibatnya, untuk mencegah kecelakaan dan gangguan bisnis, para wisatawan tidak diijinkan masuk ke dalam area grosir sebelum pukul 09.00 disaat puncak kegiatan bisnis sedang berlangsung. Bahkan jika berkunjung setelah pukul 09.00, para wisatawan tidak dianjurkan untuk tidak membawa barang apapun ke dalam pasar dan harus senantiasa waspada mengamati keadaan sekeliling demi menghindari aktivitas yang bisa menghambat jalan.

Mengunjungi Bagian Lain Pasar
Daripada memenuhi bagian dalam pasar, para wisatawan lebih dianjurkan untuk mengunjungi bagian luar pasar Tsukiji yang lokasinya berdekatan dengan bagian dalam dan memang disediakan untuk kebutuhan publik. Bagian luar terdiri beberapa blok toko eceran dan restoran di sepanjang jalan sempit. Di sini Anda bisa menemukan semua jenis makanan, pisau dan makanan laut segar yang disediakan dalam porsi yang lebih kecil.
Bagian Luar Tsukiji Pasar Ikan Tokyo
Kunjungan ke Pasar Tsukiji akan sangat baik jika bisa menyempatkan waktu untuk menikmati sarapan atau makan siang dengan sushi segar di salah satu restoran lokal. Ada beberapa restoran yang terletak di bagian dalam dan luar dan biasanya mulai buka pada pukul 05.00 pagi hingga sekitar tengah hari atau sore.

Sebagian Kecil Aturan Umum Bagi Para Pengunjung Pasar Tsukiji
Karena Pasar Tsukiji merupakan lokasi bisnis yang sangat serius, para pengunjung harus mematuhi beberapa aturan tambahan berikut supaya tidak mengganggu aktivitas di sana :
  • Jangan memasuki area terlarang yang hanya petugas khusus yang diperbolehkan masuk!
  • Jangan menghalangi lalu lintas!
  • Jangan membawa tas atau koper besar ke dalam pasar!
  • Jangan masuk pasar dengan mengenakan high heel atau sandal!
  • Jangan membawa anak-anak kecil atau hewan peliharaan!
  • Jangan merokok di pasar!
  • Jangan menyentuh apapun!
Pengunjung Melihat Aktifitas Pelelangan Tuna
Pasar Tsukiji terletak di bagian atas Stasiun Tsukiji Shijo di Jalur Subway Oedo atau lokasi itu dapat ditempuh selama lima menit jalan kaki dari Stasiun Tsukiji di Jalur Subway Hibiya. Stasiun JR terdekat adalah Shimbashi, di mana minna dapat berjalan kaki ke pasar dalam waktu sekitar 15 menit.

Source : www.japan-guide.com, http://pengenliburan.com/wisata-jepang-pasar-ikan-tsukiji-di-tokyo.html, Japan Course (@ine0489k)

Kamis, 25 Agustus 2016

Dampak Bom Atom Di Hiroshima dan Nagasaki Tahun 1945

Pagi ini mimin mau cerita tentang dampak pengeboman di Hiroshima dan Nagasaki ~~~
Hiroshima di bom pada tanggal 6 Agustus 1945 dan Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945 dan menyebabkan Jepang menyerah ke sekutu dan akhirnya Indonesia bisa nyiapin kemerdekaannya... tapi mimin ga bahas itu karna sejarah yg ini selalu di ulang-ulang di pelajaran sejarah di sekolah :v

Mimin bakal bahas peristiwa ini dari sudut pandangnya Jepang sendiri.,

Dampak yang diakibatkan tidak sedikit. Sejarah mencatat, tragedi itu merupakan dampak terparah selama perang Dunia II. Bom-bom atom yang dijatuhkan banyak menewaskan warga Jepang. Bom atom tersebut menewaskan 140.000 orang di Hiroshima dan 80.000 di Nagasaki.
Pesawat Bomber B-29
Sesaat setelah di jatuhkan dan bom tersebut meledak, pesawat bomber B-29 (yang menjatuhkan bom atom) bergetar sangat hebat. Sementara itu, 10.000 meter di bawah mereka tersebut, Hiroshima hancur berantakan dengan gempa dahsyat dan gelombang panas 4.000 derajat celcius. Manusia-manusia yang terbakar panas, tersengat radiasi nuklir mati saat itu juga.
Tercatat selain jumlah korban-korban tewas di atas, beberapa tahun kemudian 200.000 orang menyusul tewas karena penyakit-penyakit akibat radiasi, luka bakar stadium tinggi dan leukemia serta masih banyak penyakit-penyakit lainnya. Dampak radioaktif mencapai 20 km dari lokasi jatuhnya bom tersebut. Jumlah penduduk kota diperkirakan 290.000 jiwa menurun drastis akibat suasana perang, dan banyak yang mengungsi meninggalkan tempat tersebut.

Orang-orang yang selamat dari bom atom ini dan sekarang masih hidup disebut sebagai hibakusha.

Pengeboman ini membuat Jepang sesudah perang mengadopsi Three Non-Nuclear Principles, melarang negara itu memiliki senjata nuklir.
Monumen Perdamaian Hiroshima
Jujur aja, mimin sendiri miris waktu nyari bahan-bahan tentang hiroshima dan nagasaki ini. Oke lah, emang mimin tau mereka udah jajah Indonesia, tapi mimin ngerasa kita sama-sama manusia ya mbok akur gitu lo. Bayangin aja orang yang lagi santai duduk-duduk tiba-tiba beberapa menit kemudian ilang ga ada bekas gara-gara bom atom yang panasnya 4.000°C. Mimin juga sempet baca artikel yang dimana para ibu mencari anak mereka tapi mereka ga bisa ngenalin anak mereka sendiri gara-gara muka mereka udah gosong dan juga udah berubah. Emang yg terjadi di Jepang sudah lewat dan kita juga ga bisa buat apa-apa. Tapi di bumi ini masih banyak Negara-negara yg mencoba pake bom atom buat perang.

Ga usah jauh-jauh bom atom. Perang antar negara aja yang cuma pake tembakan aja udah banyak bikin nyawa melayang.

Ga usah juga jauh-jauh ke negara lain yang lagi perang. Di Indonesia sendiri aja, disenggol dikit marah. Ada perbedaan sedikit, ga bisa toleransi.

Ayolah minna, damai itu berasal dari diri kita sendiri kok :D

See? Dari sejarah kita bisa belajar banyak :)

Source : Japan Course (@ine0489k)

Jumat, 19 Agustus 2016

Festival Daimonji (Gozan no Okuribi)

Halo.., kali ini mimin mau share info tentang Festival Daimonji., cekidot!!!

Festival Daimonji atau juga dikenal dengan Gozan no Okuribi adalah salah satu festival paling terkenal di Kyoto di musim panas. Menjelang akhir musim panas (sekitar pertengahan Agustus), kita bisa melihat tulisan kanji raksasa dari api yang spektakuler di lima lokasi sekeliling kota. Festival Daimonji (Gozan no Okuribi) ini diadakan pada setiap tanggal 16 Agustus, dan dimulai dari jam 8 malam sebagai penutup Festival Roh atau Festival Obon. Festival Daimonji ini dipercaya sebagai “penuntun” roh-roh para leluhur untuk kembali ke alamnya (alam roh). Okuribi sendiri bermakna “send off fire” atau api penuntun para roh.

Sekitar pukul 8 malam, tulisan kanji berukuran raksasa dari api bisa kita lihat dari area kota Kyoto.

1.  Tulisan kanji Daimonji
Tulisan kanji Daimonji (大文字) yang berarti besar atau raksasa. Lokasinya di puncak Nyoigatake di Gunung Daimonji di sisi timur Kuil Ginkakuji atau Heian Jingu. Tempat terbaik untuk melihatnya di tepi sungai Kamo. Tulisan kanji api ini adalah yang pertama dan bisa kita lihat sekitar jam 20.00 malam.

2. Tulisan kanji Myō/Hō
                  
Tulisan kanji Myō/Hō (妙法) yang berarti ajaran Buddha Dharma yang agung. Lokasinya di Matsugasaki, di area Nishi-Yama/Higashi-Yama sekitar jam 20.05 malam.


3.  Tulisan kanji Funagata
Tulisan kanji Funagata (舟形) yang berbentuk perahu. Lokasinya di Nishigamo, Funa-Yama. Kita bisa melihatnya sekitar jam 20.10 malam.

4.  Tulisan Hidari Daimonji
Tulisan Hidari Daimonji (左大文字) yang berarti besar atau raksasa. Lokasi apinya di Daihoku-San, Hidaridaimonji-San sekitar jam 20.15 malam.

5.  Tulisan Toriigata
Tulisan Toriigata (鳥居形) yang berbentuk gerbang kuil (Torii) di Toriimoto, Mandara-San. Kita bisa melihatnya dari sekitar jembatan Matsuobashi. Tulisan Toriigata merupakan penutup Festival Daimonji atau Gozan no Okuribi yang diadakan sekitar jam 20.20 malam.

Lokasi terbaik untuk melihat lima tulisan kanji seluruhnya adalah di distrik Nakagyo (di sekitar Istana Nijo atau Istana Kekaisaran Kyoto. Kalian sebaiknya sudah berada di sekitar distrik ini mulai dari jam 6 malam supaya kebagian tempat dengan para wisatawan lainnya yang juga ingin menyaksikan festival ini.

Ada juga cerita rakyat yang percaya jika kita minum sake atau air putih selama Festival Daimonji (khususnya saat api menyala), kita akan terhindar dari penyakit dan kesialan selama setahun ke depan.

Source : Japan Course (@ine0489k), http://www.infojepang.net/event/festival-daimonji-gozan-no-okuribi/

Kamis, 18 Agustus 2016

Taira no Masakado Si Hantu Kepala

Konbanwa.., mumpung malam jum'at mimin mau bahas tentang Urban Legend Si Hantu Kepala nih,.. yuk dibaca!

Samurai pertama yang lugu, setia dan cinta damai, namun dia dipaksa berperang untuk mempertahankan wilayah dan kehormatannya. Seorang samurai yang dikagumi oleh Miyamoto Musashi dan Minamoto no Yoritomo.

Berikut ini adalah sejarah singkat :

Sejarah Jepang mencatat Masakado sebagai Samurai yang berusaha berjalan di hukum kekaisaran, namun keadaan memaksa dia melakukan pembelaan diri hingga memunculkan perang antar klan dan akhirnya dalam suatu peristiwa dia dituduh sebagai pemberontak.

Taira no Masakado lahir 903-940 dan dibesarkan di Jepang Timur setelah memimpin dengan asumsi kontrol dari delapan provinsi di Kanto Utara. Persoalan kian rumit saat orang-orang mengangkat Masakado sebagai Kaisar baru sehingga istana kekaisaran pun gempar dan langsung turun tangan.

Dua bulan kemudian tahun 939-940, peperang dengan pemerintah pusat Kyoto terjadi dan dikenal sebagai perang paling dramatis, karena bertepatan dengan gempa bumi, gerhana bulan, pemberontakan di utara dan serangan bajak laut. Perang itu berakhir dengan kematian Masakado. Kepalanya dipisah dari tubuh dan diarak ke Kyoto, sebagai peringatan bagi calon pemberontak lainnya. Anehnya, kepala Masakado itu tidak membusuk. Tiga bulan kemudian, itu masih tampak segar dan hidup, meskipun mata telah menjadi lebih galak dan mulut telah terpelintir menjadi seringai mengerikan.

Suatu malam, kepala mulai menyala dan terbang mencari tubuhnya melintasi langit Kyoto dan mendarat di sebuah desa. Karena ketakutan, penduduk desa pun membersihkan kepalanya dan menguburnya. Desa itulah yang sekarang adalah wilayah Tokyo.

Sepuluh tahun setelah kepala dikuburkan, peristiwa buruk menimpa orang-orang yang berkaitan dengan kematian Masakado, bukan hanya para bangsawan, rakyat jelata pun termakan oleh cerita bahwa Masakado setan dari langit. Jika ada wabah penyakit, dikatakan itu kutukan Masakado, jika terjadi bencana alam juga disebut kutukan Masakado. Jadi pada masa tersebut semua orang hidup ketakutan. Makam tempat kepala Masakado dikubur terkenal angker dan dikutuk. Ini terbukti dengan gagalnya setiap percobaan untuk memindahkan makam ini. Karena gempa besar yang merusak sebagian besar kota pada tahun 1923, pemerintah mencoba memindahkan makam ini untuk dibangun menjadi kantor tapi tidak berhasil karena satu beberapa kejadian. Seramnya lagi, dalam waktu dua tahun setelah percobaan itu, 14 orang pekerja hilang dan meninggal dunia karena kejadian misterius. Si Menteri Keuangan yang merencanakan pemindahan itu pun meninggal tersambar petir.

Tidak cuma itu, ketika Amerika Serikat mengambil alih wilayah Jepang pada Perang Dunia II, tentara Amerika Serikat berencana membongkar makam ini untuk dijadikan pangkalan tentara Amerika. Lagi-lagi banyak kejadian aneh terjadi, salah satunya adalah bulldozer yang terbalik dan menewaskan pengemudinya. Makanya, hingga sekarang makam Masakado masih bisa kita temui di Tokyo. waaah, serem juga yak!

Source : Japan Course (@ine0489k)

Rabu, 10 Agustus 2016

Kawaii! Kue Tradisional Jepang Berbentuk Hewan Ini Terlalu Imut Untuk Disantap!

Sudah banyak jenis makanan Jepang yang telah diulas, yang tampak terlalu imut dan siapa pun yang melahapnya akan merasa menyesal jika menyantapnya. Jepang sendiri dikenal memiliki kue-kue dan manisan berkualitas tinggi, dan kini aneka kue tradisional Jepang buatan Patisserie Swallowtail ini telah hadir untuk melengkapinya. Kue-kue yang dinamakan Okashi na Dobutsuen (お菓子な動物園) dan Okashi na Suizokukan (お菓子な水族館) ini memiliki bentuk hewan-hewan yang biasanya tidak pernah ditampilkan seperti Kapibara, Alpaca, Kukang dan hewan-hewan lainnya. Kue-kue ini dijual di department store Odakyu Hyakka cabang Shinjuku dan di Tokyu Hands Ikebukuro hingga bulan Agustus nanti dilansir dari grapee.jp.
          
          
          
Tega melahapnya?
(All images : Sweets Zoo)

Source : grapee.jp

Senin, 08 Agustus 2016

Alasan Cerdas Keluarga Ini Ubah Rumahnya Jadi Kotak Susu Raksasa

Ohayou.., mimin mau kasi info menarik nih, yuk dibaca..!

Sebuah keluarga yang tinggal di Mirasaka, Jepang telah menemukan cara cerdas untuk mempromosikan usaha produk susu mereka. Dengan maksud promosi, keluarga tersebut sampai mengubah rumah mereka seperti karton susu raksasa.

Mulai dari warna gedung sampai bagian atap, keluarga yang menjual susu bermerek Mainichi Gyunyu tersebut membuat rumah mereka benar-benar mengikuti model kemasan kotak susu. Sudah pasti bangunan tersebut paling menonjol dibandingkan rumah-rumah tradisional yang ada disekitarnya.
Seperti dilansir dari Lostaeminor.com pada Kamis (30/6/2016), rumah yang sudah berdiri selama 30 tahun tersebut kini menjadi pusat perhatian para netizen di Jepang. Alhasil rumah tersebut kini menjadi objek wisata bagi para wisatawan.

Rumah berlantai tiga ini bukanlah pusat produksi susu tersebut karena benar-benar hanya dipakai untuk kebutuhan promosi saja. Menurut pihak keluarga, produksi susunya dipindah ke daerah lain agar lebih strategis.

Mungkin jika Anda berkunjung ke Jepang, tak ada salahnya untuk mampir dan melihat bangunan ini. Para netizen juga menganggap bahwa ide bangunan yang menyerupai kemasan susu tersebut sangat kreatif.

Source : http://m.liputan6.com/lifestyle/read/2543991/alasan-cerdas-keluarga-ini-ubah-rumahnya-jadi-kotak-susu-raksasa