Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 September 2018

Apa itu Sushi?


Konbanwa..,
Kembali lagi dengan mimin… pada tau pastinya ya apa yang akan mimin bahas..:v
Yapss, kali ini mimin akan share sedikit pengetahuan mengenai makanan Jepang yang satu Ini..
Siapa sih yang tidak tau sushi? Pastinya pada tau yakk, langsung aja dehh..:3
Sushi adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau yang sudah dimasak. Nasi sushi mempunyai rasa asam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras (mizkan), garam, dan gula.
Konon kebiasaan mengawetkan ikan dengan menggunakan beras dan cuka berasal dari daerah pegunungan di Asia Tenggara. Dasar ilmiah di balik proses fermentasi ikan yang dikemas dalam nasi adalah karena cuka yang dihasilkan dari fermentasi nasi menguraikan asam amino pada daging ikan. Hasilnya salah satu dari lima rasa dasar yang menyehatkan.
Sampai tahun 1970-an sushi masih merupakan makanan mewah. Rakyat biasa di Jepang hanya makan sushi untuk merayakan acara-acara khusus dan terbatas pada sushi pesan-antar. Walaupun rumah makan kaitenzushi yang pertama sudah dibuka tahun 1958 di Osaka, penyebarannya ke daerah-daerah lain di Jepang memakan waktu lama. Makan sushi sebagai acara seluruh anggota keluarga terwujud di tahun 1980-an sejalan dengan makin meluasnya kaitenzushi, di Indonesia sendiri sushi baru mulai populer di era 2000-an meskipun sebelum itu sebetulnya sudah ada restoran Jepang yang menyediakan sushi.
Sushi pada umumnya digolongkan berdasarkan bentuk nasi, antara lain nigirizushi, oshizushi, chirashizushi, inarizushi, dan narezushi.
Dari sekian banyak jenis sushi, ada 2 yang cukup dikenal di Indonesia yaitu nigirizushi dan makizushi. Nigirizushi adalah salah satu bentuk sushi yang paling tradisional dan dibuat dengan meletakkan nasi di telapak tangan kiri lalu membentuknya dengan jari-jari tangan yang lain. Nori sering dipakai untuk mengikat neta (lauk) agar tidak terlepas dari nasi. Sedangkan makizushi adalah jenis sushi yang berbentuk gulungan nasi berisi potongan mentimun, tamagoyaki dan neta lain yang dibungkus lembaran nori. Nasi digulung dengan bantuan sudare (anyaman bambu bentuk persegi panjang) atau dilipat dengan tangan (temaki).
Makizushi
Nigirizushi
Cara memakan sushi secara umum :
1. Sushi dinikmati dengan mencelup sedikit bagian neta ke dalam kecap asin (shoyu) atau mengoleskannya pada wasabi.
2.   Sushi pada umumnya dimakan dengan tangan, walaupun boleh-boleh saja dimakan memakai sumpit.
3.   Sushi biasanya dimakan dengan sekali suap saja.
Bagi yang masih ragu untuk mencoba sushi, ada beberapa fakta menarik yang layak dijadikan acuan untuk mengkonsumsi makanan Jepang yang satu ini. Pertama, sushi kaya akan protein dan asam lemak omega 3 yang sangat tinggi dan tentunya baik untuk kesehatan. Kedua, sushi cocok untuk diet dan telah terbukti mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, apalagi bila dipadukan dengan makanan berserat. Ketiga, wasabi yang biasa dipakai untuk menyantap sushi dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Tertarik untuk mencoba sushi??
Weeh, ngomongin sushi mimin jadi laper nihh,, demikian sedikit dari mimin..,
Itadakimasu...-/\-

Source : www.wikipedia.org

Selasa, 03 April 2018

Resep dan Cara Membuat Sushi


Resep Sushi Praktis
Bahan :
-    Nasi secukupnya
-    1 lembar nori atau rumput laut kering
-    1/4 timun, potong memanjang
-    1 buah sosis rasa ayam atau sapi
-    1 butir telur, kocok lepas dan buat dadar bulat lebar dan tidak terlalu tebal
Cara Membuat :
Siapkan penggulung sushi yang bersih, kemudian ratakan nasi dengan menggunakan gulungan tersebut hingga nasi menjadi padat.
Setelah itu taruh nori pada atas nasi, sisihkan.
Siapkan telur dadar yang telah dilebarkan sebelumnya, lalu susun sosis dan timun di atas telur dadar.
Gulung isi sushi tersebut dengan menggunakan penggulung sushi hingga nasi menjadi padat.
Iris sushi dengan ketebalan sesuai selera.
Untuk lebih mudah, Anda juga bisa menyusun nori terlebih dahulu, kemudian nasi dan isian lainnya di atasnya.
Untuk menambah kelezatan sushi, Anda bisa menyajikan sushi dengan wasabi atau mayonaise.

Resep Sushi Sederhana
Bahan :
-    20 sendok makan nasi pulen
-    2 box nori (rumput laut)
-    10 tetes cuka
-    2 sendok teh gula pasir
-    1 sendok teh garam
-    3 sendok makan air matang
Isian :
-    4 lembar daging asap
-    6 potong chicken nugget bentuk stik, goreng
-    1 buah timun, belah 4, buang polar tengahnya, rendam dengan kecap asin
-    1 buah wortel, belah 4, rebus, rendam dengan kecap asin
-    2 butir telur, dadar tipis-tipis jadi 2 lembar
Cara Membuat :
Larutkan cuka, garam dan gula dengan air, kemudian campur dengan nasi pulen hangat. Setelah itu aduk hingga rata.
Siapkan selembar plastik 2 kg yang tahan panas, letakkan 1/2 adonan nasi tadi di dalamnya, tekan dan ratakan agar berbentuk lembaran pipih, kurang lebih 1/2 cm.
Atur isi sushi, letakkan telur dadar, taruh diatasnya 2 lembar daging asap, timun, chicken nugget stik, wortel lalu gulung.
Letakkan nori di atas lembaran adonan nasi pipih, balik dengan bantuan plastik dengan posisi nori di bawah, tekan-tekan agar nori lengkap dengan sempurna pada nasi.
Letakkan gulungan isi sushi pada tepi lembaran nasi+nori tadi, kemudian mulailah menggulung dengan bantuan plastik tadi, padatkan.
Buka plastik, potong golungan sushi dengan hati-hati setebal kurang lebih 2 cm.
Setelah itu sushi siap disajikan dengan kecap asin atau wasabi jika Anda suka.

Resep Sushi Tradisional Jepang
Bahan :
-    540 gram (2 1/2 cangkir) beras koshihikari
-    200 gram salmon segar, potong 1 cm
-    935 ml (3 3/4 cangkir) air dingin
-    125 ml (1/2 cangkir) cuka beras
-    2 sendok makan gula kastor
-    1/2 sendok teh garam
-    6 lembar nori
-    1 alpukat, belah 2, kupas, iris tipis, cincang
Penyajian :
-    Saus kedelai
-    Pasta wasabi
-    Acar jahe
Cara Membuat :
Taruh beras kedalam sebuah saringan, kemudian cuci beras dengan air dingin yang mengalir hingga bersih.
Setelah itu taruh beras dan air ke dalam panci besar, tutup, masak dengan api besar, dan didihkan. Kecilkan api dan tutup selama 12 menit atau hingga air terserap, angkat dan sisihkan. Tutup selama 10 menit.
Campur cuka, gula dan garam dalam mangkuk kecil, kemudian pindahkan nasi ke dalam mangkuk kaca besar, aduk nasi dengan menggunakan pengaduk kayu, setelah itu secara bertahap tambahkan cuka, aduk perlahan hingga rata. Tunggu selama 15 menit hingga nasi menjadi dingin.
Taruh alas sushi pada telenan, tempatkan lembaran nori, bagian mengkilap menghadap ke bawah, di atas alas. Sebaiknya tangan masih dalam keadaan basah untuk menyebarkan nasi secukupnya di atas lembaran nori, sisakan 3 cm pada tiap sisinya.
Taruh salmon dan alpukat pada bagian tengah nasi, tahan isian di tengah sambil menggulung alas. Lakukan cara tersebut hingga nori habis.
Gunakan pisau tajam untuk memotong-motong sushi dengan tebal potongan 1,5 cm. Kemudain taruh di atas piring dengan kecap, wasabi, dan acar jahe sesuai selera.
Source : https://www.cantikinfo.net/resep-dan-cara-membuat-sushi/

Sabtu, 20 Januari 2018

Bento

Ohayou mina san,.. >//<
Sebelum ke sekolah, yukk baca ini sebentar,.. mimin mau share sedikit tentang bento,..
Bento adalah istilah dari Bahasa Jepang untuk makanan bekal yang biasanya berisi nasi, sayuran serta lauk pauk. Tapi kalau di negara kita mengenalnya nasi bungkus bukan bento...
Bento dikemas dalam suatu wadah makanan sehingga sangat praktis dibawa kemana mana dan cocok untuk bekal sarapan, makan siang saat sekolah maupun makan malam bagi yang sudah kerja bahkan cocok juga untuk bekal piknik.
Bento biasa disiapkan/disajikan untuk porsi satu orang walaupun arti luas bento itu sendiri adalah makanan bekal untuk banyak orang atau keluarga. Bento biasanya disiapkan ketika dirumah ketika akan bepergian namun ada juga toko toko yang menyediakan bento dengan berbagai pilihan makanan, jadi kalau malas atau tidak sempat membuat bekal bisa tinggal beli saja.
Di Jepang, Bento sendiri memiliki unsur seni di dalamnya dimana warna makanan, lauk pauk harus ditata dan diatur sedemikian rupa sehingga dapat menggugah selera ketika kita melihatnya nafsu makan kita jadi bertambah. Jadi ibu rumah tangga disana dituntut untuk memiliki kreatifitas yang tinggi dalam menyusun bento atau bekal makanan.
Bento ditata dalam wadah kayu berbentuk kotak, wadah plastik, nampan maupun wadah roti.
Nahh, itu sedikit dari mimin.. bento yang mana nih yang akan kalian bawa ke sekolah,.. :3
Selamat beraktifitas., semoga hari kalian menyenangkan,.. ^_^
Source : http://arisastia.blogspot.co.id/2010/10/bento-adalah-istilah-dari-bahasa-jepang.html, Japan Course (@ine0489k)

Minggu, 19 November 2017

Masakan Nabe

Nabe (鍋料理, Naberyouri, masakan panci) atau yang biasa hanya disebut Nabe, adalah sejenis masakan Jepang yang dimasak dan dihidangkan dalam panci. Dalam bahasa Jepang, nabe berarti panci. Nabe dimasak menggunakan panci atau wadah dari keramik bernama donabe, dan ketika matang, makanan dihidangkan di atas meja beserta pancinya. Panci diletakkan di atas kompor kecil atau plat pemanas yang ada di atas meja. Masakan nabe termasuk jenis masakan steamboat yang dihidangkan untuk beberapa orang sekaligus. Masakan diambil sendiri langsung dari pancinya. Musim yang berubah menjadi lebih dingin menjadikan orang Jepang bersama dengan sahabat ataupun keluarga mereka sering memakan makanan yang hangat, dan rata-rata mereka memakai nabe untuk masakan mereka. Sebelum zaman Edo, orang Jepang memiliki budaya makan “satu orang satu nampan”. Pada waktu itu, masakan nabe dihidangkan untuk lebih dari satu orang. Pada zaman Meiji, masakan nabe menjadi sangat populer, dan yang paling diminati adalah masakan nabe daging sapi yang disebut gyuunabe.
Terdapat berbagai macam jenis nabe. Berikut ini adalah beberapa jenis nabe yang ada di Jepang.
  1. Yosenabe, nabe berisi makanan laut dan sayur-sayuran, sedangkan bumbunya berbeda menurut daerahnya di Jepang.
  2. Yuudoufu (tahu rebus), nabe yang berisi tahu dan sayur-sayuran.
  3. Kamonabe (nabe bebek), nabe yang berisi daging bebek dan sayur-sayuran.
  4. Mizudaki, nabe berisi daging ayam dan sayur-sayuran.
  5. Chankonabe, nabe berisi berbagai jenis daging, dan biasanya merupakan makanan pesumo.
  6. Botan nabe, nabe berisi daging babi hutan.
  7. Tetchiri Nabe, nabe berisi ikan fugu.
  8. Mizorenabe, nabe berisi tahu dan parutan lobak.
Masakan nabe belakangan ini menjadi semakin populer dan mengalami perkembangan. Nabe kini tidak lagi berpatok pada masakan Jepang saja, tetapi masakan luar pun mulai diolah dengan menggunakan nabe. Seperti contohnya Jigae (chige), masakan nabe khas korea yang menggunakan kimchi, atau  Carbonara ala nabe, dan lain sebagainya.
Source : Japan Course (@ine0489k)

Kamis, 16 November 2017

Tempat-tempat Terkenal di Jepang yang Digambarkan dengan Kari


Ohayou Minna
Hayoo disini siapa yang suka makan? wkwk.., nih Mimin share wilayah yang dijadikan bentuk makanan
Yuk langsung ajaa cekidott~
1.    Wilayah Chugoku & Shikoku
Menjadi salah satu dari “Tiga Panorama Jepang”, gerbang torii merah di Kuil Itsukushima, Prefektur Hiroshima adalah destinasi yang berkesan. Tampak seperti mengapung di air saat ombak pasang, torii berwarna merah terang ini memiliki tinggi 16 meter, dan kita dapat berjalan kaki menuju bangunan ini saat ombak sedang surut. Karena nilai religius dan kultural yang dimilikinya, kuil ini telah terpilih sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.
Bangunlah pondasi gerbang torii dengan menggunakan wortel. Gunakan udang goreng tepung dan sosis ikan untuk membuat pilar dan palangnya. Bila mau minna dapat menjadikan warna merahnya lebih terang dengan cabai. Gunakan rumput laut sebagai atapnya. Letakkan gundukan nasi di sisi seberang piring. Buat dua ekor rusa di atas nasi menggunakan hot dog untuk badannya dan serpihan jamur maitake sebagai tanduknya. Sebagai sentuhan akhir, lengkapi lanskap dengan genangan kari di sisi torii pada piring untuk menggambarkan torii yang mengapung di atas kari.
2.    Wilayah Hokuriku, Koshin'etsu, Kanto & Tokai
Tak diragukan lagi, Gunung Fuji adalah salah satu simbol Jepang yang paling banyak dikenali. Gunung yang dianggap suci dan menjadi destinasi para pendaki ini diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO di tahun 2013. Diapit oleh Prefektur Shizuoka dan Yamanashi di kedua sisinya, gunung yang megah dan memiliki bentuk simetris yang indah ini dapat dilihat dari nyaris seluruh wilayah Jepang.
Karya agung kari ini terbuat dari nasi dalam jumlah besar (sekitar 1,5 kg). Ciptakan lereng simetris Gunung Fuji dengan meletakkan nasi putih sebagai puncak bersalju di atas tumpukan nasi beraneka warna. Untuk sisi gunung yang terletak di Prefektur Yamanashi, gunakan bahan yang memiliki warna merah dan ungu seperti acar shibazuke, lobak daikon dengan daun perilla merah, serta acar fukujin guna mengimitasi digitalis. Untuk sisi gunung di Prefektur Shizuoka, gunakan brokoli guna merepresentasikan kebun teh Shizuoka yang terkenal. Tuangkan kari anggur merah di sisa bagian piring sebagai penyedap dan pemberi aroma.
3.    Wilayah Hokkaido & Tohoku
Di bulan Februari setiap tahunnya, para penduduk Kota Yokote di Prefektur Akita merayakan tradisi kuno selama Festival Kamakura berlangsung. Kamakura adalah bangunan menyerupai igloo berukuran kecil dan nyaman yang terbuat dari salju padat. Para peserta festival menyukai tinggal di dalam lebih dari 100 kamakura yang tersedia di sekitar kota pada periode ini. Dalam kamakura tersedia minuman hangat dan kue nasi panggang yang disediakan oleh para warga kota yang ramah.
Guna mereka ulang suasana festival yang menyenangkan, letakkan nasi yang dibentuk seperti gundukan di atas kari putih. Setelah membuat pintu masuk kamakura, gunakan kuning telur yang telah direbus guna merepresentasikan cahaya lentera. Letakkan pasta goreng sebagai karpet di bawah sosok gadis yang terbuat dari telur puyuh dan sosis. Gunakan zaitun hitam sebagai pemanggang batu bara dan tempatkan di samping sang gadis, dan letakkan pasta goreng di atasnya sebagai rak. Selanjutnya letakkan dua mochi kecil di atas pemanggang. Taburkan bubuk keju di atas kari guna menggambarkan salju yang sedang turun.
4.    Wilayah Kinki & Kansai
Kita dapat menemukan gundukan berbentuk lubang kunci yang misterius ini di sebagian wilayah Kansai seperti Osaka atau Nara. Apakah sebenarnya gundukan ini? Minna mungkin akan terkejut dengan jawabannya. Gundukan-gundukan ini adalah salah satu jenis kofun, yakni sebuah tumuli Jepang kuno (gundukan makam), sangat populer di abad 3 hingga 7. Kofun dengan bentuk lubang kunci hanya terdapat di Jepang, dan hanya keluarga kekaisaran dan para bangsawan tertinggi sajalah yang dapat dimakamkan dalam kofun yang megah ini. Saat ini situs-situs kofun menjadi destinasi wisata yang populer berkat nilai sejarah dan keindahan yang dimilikinya. Meski merupakan gundukan makam kuno, tak sedikit orang yang memilih tempat ini sebagai lokasi piknik.
Untuk menciptakan kari ini, bentuklah nasi menjadi lingkaran dan segitiga lalu gabungkan keduanya di tengah piring. Letakkan daging cincang yang telah dibentuk pipih di atas lingkaran, dan horse mackerel goreng (aji atau jenis serupa) di atas segitiga. Taburkan peterseli kering di atas gundukan. Untuk pepohonan hijau yang mengelilingi kofun, buat pasta dari bayam matang dan kentang tumbuk lalu posisikan di sekeliling pinggiran piring. Guna melengkapi penampilan, isi “parit” nya dengan kari.
5.    Wilayah Kyushu & Okinawa
Takachiho memiliki peran dalam mitos dan legenda di Jepang sejak masa negeri tersebut berdiri, sebagaimana dijabarkan dalam dokumen sejarah tertua Jepang. Kala berkunjung ke lanskap hijau nan dramatis ini, kita bisa memahami mengapa para dewa dan dewi Shinto tertarik dengan tempat ini, keindahannya yang memukau. Berlokasi di Prefektur Miyazaki, Jurang Takachiho adalah jurang berbentuk V yang terbentuk sebagai hasil letupan volkano tua yang terletak di dekat Sungai Gokase. Para pengunjung dapat menggunakan perahu untuk menyusuri sungai dan mengagumi keindahan alamnya (karena area tersebut merupakan monumen alam nasional), juga memiliki salah satu dari air terjun paling spektakuler di Jepang.
Untuk mereka ulang tebing curam di jurang ini, gunakan nasi yang dicampur dengan teh hijau atau yukai furikake lalu buat dua gundukan di kedua sisi piring, hias menggunakan tangkai peterselei dan bunga brokoli untuk menggambarkan pepohonan. Untuk membuat perahu, gunakan pembalut lumpia lalu buat perahu menggunakan hot dog. Jangan lupa isi jurangnya dengan kari untuk merepresentasikan Sungai Gokase.
Source : https://travel.rakuten.co.id/campaign/ranking/curry/ Japan Course (@ine0489k)

Selasa, 24 Januari 2017

Tamagoyaki

Ohayou…
Siapa yang nggak tau Tamagoyaki,.. kalian pasti sering menjumpai makanan ini kan ketika nonton anime,.. nahh,, ternyata cara masaknya mudah banget looh,.. mimin udah berkali2 bikin beginian, dan rasanya lebih enak dari telur dadar biasa,.. ^_^ nihh, min bagi resepnya,..

Bahan-Bahan :
  • 3 butir telur ayam
  • 1 sdm susu
  • 1 sdm wortel cincang
  • 1 sdm bawang bombay cincang (kalau tidak ada bisa pakai bawang putih)
  • 1 sdm daun bawang cincang
  • Garam dan lada secukupnya
Cara Membuat :
  1. Kocok lepas telur, tambahkan garam dan susu. Kocok hingga gelembungnya hilang.
  2. Masukkan wortel, bawang bombay/bawang putih, daun bawang, dan lada, kocok lepas hingga tercampur rata.
  3. Panaskan teflon yang sudah diolesi minyak sayur (bisa memakai mentega).
  4. Ambil separuh adonan, masak setengah matang, gulung hingga 3/4nya, lalu tuang kembali sisa adonan di tepian telur. Gulung lagi telur dan terus tambahkan sisa adonan.
  5. Setelah telur dadar tergulung sempurna, pindahkan ke talenan.
  6. Potong telur dadar sesuai selera.
Selamat mencoba,.. :3

Source : Japan Course (@ine0489k)

Rabu, 10 Agustus 2016

Kawaii! Kue Tradisional Jepang Berbentuk Hewan Ini Terlalu Imut Untuk Disantap!

Sudah banyak jenis makanan Jepang yang telah diulas, yang tampak terlalu imut dan siapa pun yang melahapnya akan merasa menyesal jika menyantapnya. Jepang sendiri dikenal memiliki kue-kue dan manisan berkualitas tinggi, dan kini aneka kue tradisional Jepang buatan Patisserie Swallowtail ini telah hadir untuk melengkapinya. Kue-kue yang dinamakan Okashi na Dobutsuen (お菓子な動物園) dan Okashi na Suizokukan (お菓子な水族館) ini memiliki bentuk hewan-hewan yang biasanya tidak pernah ditampilkan seperti Kapibara, Alpaca, Kukang dan hewan-hewan lainnya. Kue-kue ini dijual di department store Odakyu Hyakka cabang Shinjuku dan di Tokyu Hands Ikebukuro hingga bulan Agustus nanti dilansir dari grapee.jp.
          
          
          
Tega melahapnya?
(All images : Sweets Zoo)

Source : grapee.jp