Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2018

Beasiswa Pemerintah Jepang (MONBUKAGAKUSHO)


Karena banyak yang bertanya soal beasiswa ke Jepang, mimin share salah satu beasiswa terkenal yang ada di pengetahuan mimin yah. Beasiswa ini namanya Monbukagakusho, bisa untuk S1-S3 loh.
Pada saat ini sekitar 2500 siswa Indonesia tengah melanjutkan pendidikannya di Jepang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah mereka yang menerima beasiswa, baik dari pemerintah Jepang, instansi maupun perusahaan lainnya. Beasiswa Pemerintah Jepang yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/ MEXT). Beasiswa ini meliputi biaya studi dan biaya hidup, tanpa ikatan apapun.
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan Konsulatnya di Surabaya, Medan dan Makassar setiap tahun melaksanakan pendaftaran dan penyeleksian bagi para peminat beasiswa Monbukagakusho. Adapun program-program yang ditawarkan kepada siswa Indonesia adalah Program Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology dan Professional Training College bagi lulusan SLTA dan Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang serta Teacher Training bagi guru.
More info bisa klik link di bawah ini :

Minggu, 01 April 2018

Masyarakat Pulau Kucing di Jepang Mulai Keluhkan Sikap Wisatawan

Salah satu wisata yang kini kian populer di Jepang adalah Cat Heaven Island atau pulau yang banyak dihuni oleh kucing. Jika minna ingin melihat ratusan kucing-kucing hidup berdampingan dengan warga lokal di pulau-pulau kecil di Jepang, minna dapat mengunjungi Pulau Ainoshima di Fukuoka atau Pulau Tashirojima di Miyagi. Bagi pecinta binatang terutama kucing, mengunjungi pulau-pulau ini pasti akan sangat menyenangkan!
Di Pulau Tashirojima, jumlah kucing bahkan lebih besar daripada jumlah manusia. Kucing-kucing di pulau ini bak dewa, karena masyarakat setempat mempunyai kepercayaan bahwa memberi makan kucing akan membawa kekayaan dan keberuntungan, mereka memperlakukan kucing dengan istimewa. Akhirnya populasi kucing sekarang lebih besar dari populasi manusia di pulau itu.
Dalam kurun waktu 50 tahun terakhir, angka populasi di pulau ini menurun dari 1000 menjadi 100, dan kebanyakan penduduk di pulau ini berusia lanjut, lebih dari 60 tahun.
Tak hanya di Pulau Tashirojima, di Pulau Ainoshima, Anda juga dapat dengan mudah menemukan kucing liar yang bersandar di bebatuan, atau sedang tertidur di jalanan.
Pulau ini hanya berjarak 20 menit dengan menggunakan kapal feri jika minna berangkat dari bagian selatan Fukuoka. Di Pulau kecil ini, terdapat kurang lebih 100 ekor kucing dengan jumlah penduduk 280 orang. Setahun belakangan ini, jumlah wisatawan yang datang ke pulau ini terus meningkat, karena kucing-kucing lucu dari Pulau Ainoshima ini memang memancing kehadiran para wisatawan.
Foto oleh atlasobscura.com
Berkat daya tarik kucing tersebut, pulau-pulau ini banyak menerima wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Secara perekonomian, warga lokal terbantu dengan kehadiran para wisatawan yang membeli makanan di restoran mereka, atau yang menggunakan transportasi umum menuju ke pulau ini.
Namun ternyata, belakangan warga lokal mengeluhkan perilaku para wisatawan yang dianggap tidak menaati aturan dan bertindak sembrono.
Misalnya mengenai larangan memberi makan kucing. Tetap saja banyak wisatawan yang tidak mengindahkan aturan tersebut dan tetap memberi makan kucing. Ya, di sana memang terdapat aturan yang ditulis dalam bahasa Jepang, Inggris, dan Korea, yang menyebutkan bahwa wisatawan tidak diperkenankan memberi makan kucing-kucing liar tersebut, meski boleh bercengkerama dan berfoto bersama para kucing.
Perlu minna ketahui, meski kucing-kucing di pulau ini tidak dipelihara perseorangan (terdapat larangan menjadikan kucing tersebut sebagai hewan peliharaan), namun kucing tersebut tetap terawat dan diberi makan dengan baik oleh para relawan di pulau ini.
Foto oleh atlasobscura.com
Selain itu, warga lokal juga mengeluhkan seringnya wisatawan bertindak sembrono dengan membuang sampah sembarangan atau kurang tertib dalam menggunakan fasilitas pulau, seperti toilet umum. para warga lokal menganggap perubahan yang terjadi di pulau mereka akibat banyak dikunjungi oleh wisatawan ini mulai mengganggu keberlangsungan hidup mereka seperti biasanya yang nyaman dan damai.
Semoga saja selanjutnya baik warga lokal, kucing-kucing liar, maupun para wisatawan dapat hidup berdampingan dan membiasakan diri dalam atmosfer pariwisata yang sedang maju-majunya, seperti pulau kucing ini.
Source : https://phinemo.com/masyarakat-pulau-kucing-jepang-keluhkan-sikap-wisatawan/

Jumat, 09 Februari 2018

Hal-hal yang Patut Ditiru dari Stasiun Jepang

1.  Datang tepat waktu
Kereta di Jepang ga akan pernah datang terlambat. Kalo di jadwal ditulis 09.09 maka kereta akan tepat berhenti di depan kita pada jam 09.09. Keterlambatan hanya terjadi jika dengan alasan bencana seperti banjir dan gempa bumi.

2.  Petugas ramah
Kereta di Jepang terkenal sangat ramah. Kalo ada petugas berjalan sepanjang gerbong maka dia bakal menghormat dengan membungkuk setiap memasuki satu gerbong. Saat kereta berangkat petugas kereta akan melakukan penghormatan.

3.  Minta maaf kalo telat
Kalo kereta mengalami keterlambatan, maka petugas kereta akan meminta maaf satu persatu kepada para penumpang.

4.  Antri walaupun rame
Orang Jepang walaupun diburu waktu dan dalam situasi stasiun yang sangat ramai, mereka akan tetap tertib mengantre.

5.  Priority seat
Di dalam kereta Jepang ada bangku yang dinamakan priority seat.  Bangku ini diperuntukkan bagi para orang tua, orang berkebutuhan khusus, ibu hamil, dan ibu yang sedang membawa bayi dan anak-anak. Kita boleh menduduki kursi ini kalo kebetulan di dalam gerbong yang kita naiki ga ada orang-orang yang berhak duduk di kursi ini.

Source : http://j-cul.com/hal2-yang-patut-ditiru-dari-stasiun-jepang/

Selasa, 24 Oktober 2017

Dengan Cara Ini Kamu Bisa Liburan Murah di Jepang

VIVA.co.id - Jepang adalah sebuah negara yang menakjubkan dengan banyak sejarah kuno dan keajaiban dunia modern. Tidak heran jika negara ini sering menjadi tujuan impian para traveler. Hanya saja, kebanyakan orang merasa bahwa berangkat liburan ke negeri sakura tersebut tidaklah mudah.

Kebanyakan traveler biasanya menganggap bahwa liburan ke Jepang itu sangat mahal dan sulit dijangkau. Tapi kalau kamu merencanakannya dengan benar, kamu bisa menghindari mengeluarkan terlalu banyak uang, tapi masih tetap bisa mendapatkan pengalaman liburan yang fantastis. Mau tahu caranya? Intip tipsnya berikut ini.

1.    Rencanakan Waktu Keberangkatanmu dengan Matang
Dengan Cara Ini Kamu Bisa Liburan dengan Lebih Murah di Jepang
Sebelum berangkat ke Jepang, buatlah perencanaan dahulu dengan matang tentang kapan waktu keberangkatan yang tepat. Akan lebih baik kalau kamu bisa berangkat di waktu yang tidak high-season karena harga tiket biasanya jauh lebih murah. Musim bunga Sakura dan awal musim gugur (sekitar awal April dan pertengahan November) termasuk high season di Jepang. Jadi, harga tiket termasuk harga kamar hotel juga akan jauh lebih mahal. Perhatikan pula waktu-waktu liburan di Jepang, karena pada masa itulah harga akomodasi untuk liburan sedang mahal-mahalnya.

Ketika kamu sudah tahu kapan waktu terbaik untuk berangkat, belilah tiket jauh-jauh hari dan jangan terlalu kaku dengan jadwalmu. Tiket penerbangan internasional bisa cukup mahal, tapi kalau kamu rajin melihat-lihat dan memilih waktu keberangkatan yang tepat, harganya bisa sangat jauh lebih murah.

2.    Beberapa Cara Buat Keliling Kota di Jepang
Dengan Cara Ini Kamu Bisa Liburan dengan Lebih Murah di Jepang
Ada beberapa cara yang bisa kamu pilih saat berkeliling di Jepang. Pilihan pertama adalah dengan naik bis jarak jauh untuk bepergian antar kota. Bis seperti ini biasanya hadir dengan desain yang nyaman dan ruangan yang lebih lega. Kamu juga bisa menghemat beberapa ribu yen per perjalanan jika dibandingkan dengan naik kereta cepat. Memang sih bakal makan waktu sampai 3 atau 4 jam lebih lama. Tapi kalau kamu naik bis malam, kan artinya juga hemat biaya hotel?

Kalau untuk berkeliling di daerah yang tidak terlalu jauh, lebih baik menyewa sepeda saja. Pilihan ini jauh lebih murah dan nyaman kalau kamu memang ingin berkeliling menjelajahi sekitar kota. Atau kamu juga bisa mencoba hidup seperti masyarakat Jepang pada umumnya dengan banyak berjalan kaki kemana saja mereka pergi. Mengambil rute keliling lebih lambat dengan berjalan kaki akan memberimu pengalaman yang lebih seru dalam merasakan Jepang yang sesungguhnya daripada hanya melihat-lihat dari dalam mobil saja.

3.    Memilih Tempat Menginap
Dengan Cara Ini Kamu Bisa Liburan dengan Lebih Murah di Jepang
Ada beberapa pilihan dalam mencari penginapan murah yang bisa kamu coba saat berkunjung di Jepang. Salah satunya adalah capsule hotel. Hotel ini dibuat untuk memberikan ruang buat para pebisnis Jepang untuk tidur ketika mereka ketinggalan kereta api. Tapi ini juga bisa jadi pilihan murah untuk bermalam buat para wisatawan. Bentuk hotelnya juga unik, seperti tabung-tabung yang bertumpuk. Tapi, tidak semua capsule hotel menerima tamu wanita.

Kamu juga bisa mencoba mencari hotel bisnis di pusat kota atau sekitar stasiun kereta api. Hotel seperti ini biasanya juga lebih murah. Di musim liburan, kamu juga bisa menemukan beberapa tempat berkemah yang bisa menjadi alternatif untuk bermalam. Tapi tentu saja biasanya akan sedikit padat. Nah, kalau kamu ingin benar-benar berhemat, bisa mencoba merasakan bermalam di internet cafe. Tapi tentu saja, kamu harus rela tidur di kursi dan bukan tempat tidur seperti hotel pada umumnya.

4.    Jalan-jalan di Jepang
Dengan Cara Ini Kamu Bisa Liburan dengan Lebih Murah di Jepang
Beberapa tempat dengan pemandangan paling menawan di Jepang bahkan tidak membutuhkan banyak biaya untuk dikunjungi. Kamu bisa menikmati cantiknya kuil-kuil Shinto, pasar umum yang ramai, taman yang tersebar di banyak tempat, serta beragam arsitektur kontemporer.

Jepang juga punya banyak kawasan yang menjual kerajinan tangan, barang-barang elektronik, fashion, barang-barang pop culture, serta banyak lagi. Jangan lupa membawa serta kameramu untuk mengabadikan toko-toko dengan barang unik yang dipajang di sepanjang jalan ini. Jika kamu ingin membeli souvenir atau oleh-oleh untuk teman-temanmu atau keluarga di rumah, kamu bisa membeli souvenir dari toko 100, 300, 500 dan 1000 yen. Di toko yang menjual barang dalam satu harga ini, kamu bisa menemukan banyak barang unik yang cocok sebagai oleh-oleh atau koleksimu sendiri.

5.    Memilih Makanan Saat di Jepang
Dengan Cara Ini Kamu Bisa Liburan dengan Lebih Murah di Jepang
Liburan di Jepang tidak harus makan di restoran mahal. Kamu akan banyak menemukan chain restoran di Jepang yang menyajikan menu khas dan suasana yang menyenangkan. Ada Fujisoba, Ichiran, Osho, Wako, dan banyak lagi. Harganya juga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan restoran besar.

Atau kalau kamu ingin lebih berhemat, kamu juga bisa mencoba memesan bento atau makanan kotak dengan menu-menu khas Jepang yang banyak dijual di mini market. Serunya lagi, di malam hari menu-menu ini biasanya dijual dengan harga diskon.

Source : http://www.viva.co.id/blog/wisata/797908-dengan-cara-ini-kamu-bisa-liburan-murah-di-jepang, Japan Course (@ine0489k)

Sabtu, 24 Desember 2016

Wow, Pohon Natal Di Tokyo ini Terbuat Dari Emas Murni

Detil bagian Pohon Natal yang terbuat dari emas murni di Toko Ginza Tanaka, Tokyo, Jepang (21/11). Pohon Natal berlapis emas murni seberat 19 kg dibanderol dengan harga 200 juta Yen, atau senilai Rp 24,2 miliar. (REUTERS/Toru Hanai)
Kalo di Indonesia “Pohon Natal dibuat oleh e-Mas Murni”

Source : http://photo.liputan6.com/global/wow-pohon-natal-di-tokyo-ini-terbuat-dari-emas-murni-2658524, Japan Course (@ine0489k)

Senin, 19 Desember 2016

Rekor Dunia, Hotel Air Panas Berusia 1.200 Tahun

Chūbu - Konsep sebuah hotel sudah ada sejak zaman purba. Sebagai contoh, bangsa Yunani Kuno, tercatat pernah mengembangkan kolam air panas supaya para pengelana dapat beristirahat dan menyegarkan diri setelah melakukan perjalanan seharian.

Di Romawi, gedung-gedung dibangun sebagai akomodasi orang-orang yang bepergian untuk urusan pemerintahan.

Namun demikian, di Eropa, baru pada Abad Pertengahan lah dibangun akomodasi untuk orang-orang yang bepergian secara reguler.

Para pengelana bisa memilih menginap di persinggahan, wisma, ataupun rumah sakit yang didirikan oleh beberapa ordo rohaniwan Kristen. Hari ini, kebanyakan jenis-jenis hotel ini sudah tidak ada bekasnya lagi.

Menurut Guinness World Records, rekor dunia hotel tertua yang masih ada sekarang adalah Nishiyama Onsen Keiunkan yang berada di Jepang.
Dikutip dari Ancient Origins pada Selasa (30/8/2016), hotel itu berada di Honshu, salah satu pulau utama Jepang. Tepatnya, ada di kawasan Chūbu dalam Prefektur Yamanashi.

Perfektur ini memang terkenal dengan banyaknya pegunungan, termasuk gunung Fuji yang merupakan gunung tertinggi di Jepang. Gunung Fuji berjarak 2,5 jam perjalanan dari hotel tertua tersebut.

Source : http://m.liputan6.com/global/read/2589732/rekor-dunia-hotel-air-panas-berusia-1200-tahun, Japan Course (@ine0489k)

Rabu, 14 Desember 2016

Tahun 2040, Jepang Akan Punah?

Pemerintah Jepang melakukan sebuah survei pada 2014 lalu karena mereka tengah mengalami masalah yang cukup serius. Dikabarkan jumlah populasi anak-anak di Jepang semakin menurun setiap tahunnya.

Menurunnya jumlah anak-anak di Negeri Sakura ini tak lain karena banyak anak muda di Jepang yang tidak ingin menjalin hubungan atau memiliki kekasih. Jika hal ini terus berlanjut, diperkirakan Jepang akan punah pada tahun 2040.

Dilansir dari The Daily Japan, survey yang dilakukan pemerintah setempat disebar pada sekitar 7.000 pria dan wanita yang berusia 29 hingga 30 tahun. Mengejutkan, sebanyak 38% warga Jepang yang telah menjalani survey tersebut menjawab tidak menginginkan seorang pacar.

Dari 7.000 orang, 2.643 orang memberikan jawaban. Sebanyak 39,1% wanita dan 36,2% pria menjawab mereka tidak menginginkan seorang pacar.

Survey tersebut juga memberikan fakta jika setengah dari responden yang tidak memiliki penghasilan tetap bersikap apatis dalam membangun hubungan khusus dengan seseorang dan akan memikirkannya saat penghasilan mereka bertambah.

Para responden juga diminta memberikan alasan mengapa mereka tak ingin memiliki pacar. 46,2% menjawab bahwa urusan cinta terlalu banyak kerumitan, 45,1% lebih mementingkan hobi daripada hubungan asmara, 32,9% mengatakan mereka ingin fokus pada pekerjaan dan kuliah sedangkan 28% lainnya mengaku tak tertarik dengan hubungan asmara.

Sebenarnya survey seperti ini sudah pernah dilakukan 4 tahun sebelumnya, dan hasilnya masyarakat yang tak tertarik memiliki kekasih meningkat sebanyak 6% dari survey sebelumnya.

Belum lama ini Presiden Shinzo Abe juga menggalangkan program seperti “banyak anak banyak rezeki”. Pemerintah berharap banyak meningkatnya minat masyarakatnya untuk menikah dan dapat mendorong tumbuhnya populasi di Jepang.

Source : http://www.wowmenariknya.com/2016/06/jepang-akan-punah-di-tahun-2040-karena-hal-ini.html, Japan Course (@ine0489k)

Sabtu, 26 November 2016

Belajar Tentang Indonesia, Mahasiswa Jepang Mengamen di Kota Tua

Jakarta - Banyak cara dilakukan orang untuk belajar. Bisa di kelas, di ruang terbuka, di rumah, di mana saja asal ada keinginan untuk melakukannya.

Demikian juga, belajar tentang nilai-nilai yang dimiliki suatu negara dapat dilakukan dengan menonton film atau membaca buku. Namun, rasanya kurang pas kalau kita tidak langsung datang ke negara itu dan berinteraksi dengan orang-orangnya.

Mengamen! Itulah cara unik dan menantang yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa dari Jepang. 14 orang mahasiswa Universitas Chuo, Tokyo, yang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 10 orang perempuan mengekspresikan keberanian mereka dalam berinteraksi dengan masyarakat Indonesia melalui lagu yang mereka bawakan. Kota Tua yang menjadi sasarannya.

Senin (14/8) malam, suasana Kota Tua yang dibasahi rintik hujan itu terasa lebih hangat dari biasanya manakala kelompok mahasiswa yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hisanori Kato itu menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” dalam dua versi bahasa.

Bendera Indonesia seakan menjadi saksi kekhidmatan mereka dalam mengalunkan lagu itu. Selain itu, mereka juga menyanyikan lagu Jepang yang pernah sangat populer di era 80-an, yakni Kokoro no Tomo.

Pengunjung yang hilir mudik di area itu, tidak sedikit yang keheranan melihat aksi mereka. Ada yang berhenti sebentar hanya untuk melihat, ada yang nimbrung ikut menyanyi, bahkan ada juga yang ingin dipotret bersama “artis amatir” itu.

Di negara mereka sendiri, mungkin itu menjadi hal yang mustahil. Tetapi, keterbukaan masyarakat Indonesia dalam menerima “orang asing”, keramahan, dan kehangatan menjadi magnet yang kuat bagi mereka untuk berani tampil di depan orang banyak.

Aksi mengamen tersebut tentu saja memiliki tujuan, di antaranya menapak tilasi tumbuhnya kecintaan guru mereka, Hisanori Kato terhadap negeri ini.

Ya, mengamen pernah dilakukan lelaki berkaca mata itu kurang lebih 2 dekade yang lalu. Tujuannya ingin menumpahkan dendamnya pada Indonesia. Namun, apa dikata, semua itu tak terbalaskan, melainkan sirna oleh senyuman, tepukan, dan sambutan hangat  orang Indonesia yang menerimanya dengan tangan terbuka.

Source : http://www.republika.co.id/berita/komunitas/aksi-komunitas/16/08/22/ocaset280-belajar-tentang-indonesia-mahasiswa-jepang-mengamen-di-kota-tua, Japan Course (@ine0489k)

Kamis, 28 Juli 2016

Kaisar Jepang Akihito Berniat Turun Takhta

Tokyo - Kaisar Jepang Akihito telah mengumumkan niatnya untuk turun takhta. Peristiwa “langka” itu akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Seperti dilansir media Jepang, NHK dan dikutip BBC, Rabu (13/7/2016) Akihito yang telah berusia 82 tahun memiliki masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. Ia dilaporkan tidak sanggup lagi menjadi kaisar, bahkan jika tugas-tugas resminya dikurangi.

Akihito diketahui telah menjalani operasi prostat pada 2003 lalu juga operasi bypass jantung pada 2012. Ia juga pernah diopname karena pneumonia pada 2011. Kaisar Akihito telah memimpin Jepang selama 27 tahun dan keputusannya untuk “pensiun” itu didukung oleh keluarga termasuk putra mahkota, Pangeran Naruhito (56). Kaisar Akihito menjadi suksesor sang ayah, Hirohito pada 1989 lalu.

Peristiwa turun takhtanya Kaisar Akihito ini disebut langka karena tidak pernah terjadi sebelumnya di era Jepang modern. Kokaku adalah kaisar terakhir yang melepas jabatannya pada 1817 atau sekitar 200 tahun silam. Negeri Matahari Terbit di bawah kepemimpinan Kaisar Akihito pada kurun waktu disebut Era Heisei yang diterjemahkan sebagai “mencapai perdamaian” dalam kalender Jepang.

Akihito dikenal sebagai kaisar yang telah membantu memodernisasi monarki Jepang, ia tercatat sebagai kaisar pertama yang menikahi perempuan dari kalangan rakyat biasa. Kepemimpinannya dimulai ketika negeri itu tengah berada di puncak kekuatan ekonomi setelah satu tahun sebelumnya terjadi “bubble economy”.

Direktur Studi Asia di Temple University, Jeff Kingston mengatakan peletakan takhta yang dilakukan Akihito akan menjadi “guncangan” besar bagi Jepang, mengingat ia begitu dicintai rakyatnya.

“Ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa mengingat kepopuleran Akihito, ia adalah suara rekonsiliasi dan pemecah berbagai persoalan yang belum selesai pascaera sang ayah usai Perang Dunia II”, ujar Kingston.

“Akihito telah melakukan lebih dari yang dilakukan semua politisi di Jepang demi meningkatkan pengaruh Jepang di kawasan, ia dikenal sebagai kaisar rakyat”, imbuhnya.

Dalam berbagai kunjungannya ke sejumlah negara Asia, Kaisar Akihito tak segan melontarkan permintaan maafnya atas nama sang ayah, menyusul agresi militer di masa lalu. Seperti halnya pada 1990, ia menyampaikan permohonan terkait atas kolonisasi Jepang atas Korea yang dimulai pada 1910 sampai 1945.

Dua tahun berikutnya dalam kunjungan bersejarah seorang Kaisar Jepang ke China, Akihito mengakui bahwa negerinya telah “menimbulkan penderitaan besar” kepada Negeri Tirai Bambu di paruh pertama Abad ke-20.

Pada pidato peringatan 70 tahun berakhirnya PD II, sang kaisar juga mengungkapkan penyesalan mendalamnya atas keterlibatan Jepang dalam konflik itu. Sikap rendah hati ini kontras dengan yang ditunjukkan Perdana Menteri Shinzo Abe yang dalam satu kesempatan menegaskan tidak ada yang perlu disesali.

Kelak jika Pangeran Naruhito naik takhta maka suksesor berikutnya adalah anak laki-laki dari sang adik. Karena Naruhito yang menikahi mantan diplomat karier, Masako hanya memiliki seorang putri, Aiko. Kekaisaran Jepang tidak mengizinkan seorang perempuan naik tahta.

Source : http://m.liputan6.com/global/read/2552088/kaisar-jepang-akihito-berniat-turun-takhta

Rabu, 27 Juli 2016

Antisipasi Jepang Terhadap Pokemon Go

Beberapa minggu terakhir ini, seluruh dunia tengah dilanda demam Pokemon Go. Sementara itu, di Jepang yang merupakan negara asal Pokemon sendiri Pokemon Go akhirnya telah dirilis dan dapat dimainkan. Pemerintah Jepang melalui NISC (National center of Incident readiness and Strategy for Cybersecurity) telah mengambil ancang-ancang mengantisipasi peluncuran Pokemon Go di Jepang dengan menerbitkan sebuah poster berisi hal-hal yang perlu diperhatikan oleh para Pokemon Trainer saat bermain Pokemon Go.
Berikut adalah terjemahan dari poin-poin pada poster di atas :
Permohonan pada para Pokemon Trainer
1.  Jagalah informasi pribadi anda
Jangan gunakan nama asli saat mendaftar dan jangan upload foto sekitar rumah anda.
2.  Berhati-hatilah akan aplikasi palsu dan cheat tool
Ada orang yang menyelipkan program berbahaya pada aplikasi yang terkenal, jadi gunakan hanya aplikasi dari sumber resmi.
3.  Install-lah aplikasi info cuaca
Perhatikanlah keadaan cuaca saat bermain di luar ruangan, dan stop bermain jika sekiranya keadaan cuaca membahayakan anda.
4.  Jagalah diri dari sengatan panas
Berjalan lama di bawah terik matahari dapat menyebabkan gejala sengatan panas dan dehidrasi. Minumlah dengan cukup dan gunakan topi atau payung.
5.  Bawalah baterai cadangan
Karena permainan seperti ini banyak menghabiskan baterai smartphone, bawalah selalu baterai eksternal dan charger.
6.  Siapkanlah jalur komunikasi cadangan
Siapkanlah kartu telepon atau sejenisnya untuk berjaga-jaga jika baterai smartphone habis dan perlu menghubungi keluarga.
7.  Jangan memasuki tempat yang berbahaya
Di luar negeri pun banyak kejadian orang tertabrak, jatuh ke danau atau dirampok saat bermain. Hindarilah tempat di mana hal-hal ini bisa terjadi.
8.  Hindarilah ajakan bertemu dari orang yang tidak dikenal
Waspadalah dengan orang yang berpura-pura bermain dan mengajak bertemu. Jikalau harus bertemu pun, pastikan bahwa anda ditemani orang dewasa.
9.  Jangan berjalan sambil menggunakan smartphone
Berjalan sambil menggunakan smartphone dapat menimbulkan berbagai kecelakaan. Berhentilah sejenak saat anda menggunakan smartphone.

Poster yang diberi ilustrasi ala manga ini nampaknya ditujukan terutama pada anak-anak kecil agar mereka dapat bermain Pokemon Go dengan aman dan nyaman, namun juga merupakan petunjuk yang bermanfaat bagi semua Pokemon Trainer yang bermain Pokemon Go dari seluruh kalangan. Jadi jangan lupa, selalu jaga diri saat berburu Pokemon, ya!

Source : nisc.go.jp