Jumat, 09 Februari 2018

Hal-hal yang Patut Ditiru dari Stasiun Jepang

1.  Datang tepat waktu
Kereta di Jepang ga akan pernah datang terlambat. Kalo di jadwal ditulis 09.09 maka kereta akan tepat berhenti di depan kita pada jam 09.09. Keterlambatan hanya terjadi jika dengan alasan bencana seperti banjir dan gempa bumi.

2.  Petugas ramah
Kereta di Jepang terkenal sangat ramah. Kalo ada petugas berjalan sepanjang gerbong maka dia bakal menghormat dengan membungkuk setiap memasuki satu gerbong. Saat kereta berangkat petugas kereta akan melakukan penghormatan.

3.  Minta maaf kalo telat
Kalo kereta mengalami keterlambatan, maka petugas kereta akan meminta maaf satu persatu kepada para penumpang.

4.  Antri walaupun rame
Orang Jepang walaupun diburu waktu dan dalam situasi stasiun yang sangat ramai, mereka akan tetap tertib mengantre.

5.  Priority seat
Di dalam kereta Jepang ada bangku yang dinamakan priority seat.  Bangku ini diperuntukkan bagi para orang tua, orang berkebutuhan khusus, ibu hamil, dan ibu yang sedang membawa bayi dan anak-anak. Kita boleh menduduki kursi ini kalo kebetulan di dalam gerbong yang kita naiki ga ada orang-orang yang berhak duduk di kursi ini.

Source : http://j-cul.com/hal2-yang-patut-ditiru-dari-stasiun-jepang/

Rabu, 07 Februari 2018

Putri Kaguya (かぐや姫 Kaguya Hime)

おはようございます...
Putri Kaguya (かぐや姫の物語 Kaguya Hime no Monogatari, Kisah Putri Kaguya) atau Taketori Monogatari (竹取物語, Kisah Pengambil Bambu) adalah cerita rakyat Jepang yang tertua. Kisah seorang anak perempuan yang ditemukan kakek pengambil bambu dari dalam batang bambu yang bercahaya.
Cerita diperkirakan berasal dari awal zaman Heian. Di dalam Man'youshuu jilid ke-16 lemma 3791 terdapat chouka (prosa panjang) berjudul Taketori no Okina (Kakek Pengambil Bambu) yang mengisahkan seorang wanita dari kahyangan (tennyo). Kisah ini diperkirakan ada hubungannya dengan kisah Putri Kaguya yang juga dikenal sebagai Taketori no Okina no Monogatari (Kisah Kakek Pengambil Bambu). Kisah ini sangat terkenal di Jepang dan banyak disukai anak-anak maupun orang dewasa.
Pengarang dan Tokoh dalam Cerita
Pengarang cerita ini sampai saat ini tidak diketahui. Namun berdasarkan persentase orang Jepang yang melek huruf saat itu, cerita ini diperkirakan ditulis oleh seseorang dari kalangan atas. Pengarang diperkirakan tinggal di sekitar ibu kota Heian-kyou, dan memiliki akses informasi tentang kalangan bangsawan. Tema cerita anti kemapanan, sehingga kemungkinan pengarang tidak berasal dari klan Fujiwara. Pengarang diperkirakan seorang laki-laki karena paham betul tentang sastra klasik Tiongkok, agama Buddha, cerita rakyat, dapat menulis aksara kana, dan kertas berharga mahal. Berdasarkan perkiraan di atas, cerita diperkirakan merupakan karya salah seorang sastrawan besar seperti Minamoto no ShitagouMinamoto no Touru, Bhiksu Henjo, atau Ki no Tsurayuki.
Tokoh-tokoh yang ditampilkan seperti Putri Kaguya, kakek nenek pengambil bambu, dan kaisar adalah tokoh fiktif. Namun dilihat dari nama-nama bangsawan dan pejabat yang melamar Putri Kaguya, cerita ini kemungkinan besar mengambil model dari bangsawan dan pejabat yang memang pernah ada pada zaman itu.
Jalan Cerita
Pada zaman dahulu hiduplah seorang kakek bersama istrinya yang juga sudah tua. Kakek bekerja dengan mengambil bambu di hutan. Bambu dibuatnya menjadi berbagai barang, dan orang-orang menyebutnya “Kakek Pengambil Bambu”. Pada suatu hari, ketika kakek masuk ke hutan bambu, terlihat sebatang bambu yang pangkalnya bercahaya. Kakek merasa heran dan memotong batang bambu tersebut. Keluar dari dalam batang bambu, seorang anak perempuan yang mungil, tingginya cuma sekitar 9 cm tapi manis dan lucu. Anak perempuan tersebut dibawanya pulang dan dibesarkannya seperti anak sendiri. Sejak itu, setiap hari kakek selalu menemukan emas dari dalam batang bambu. Kakek dan nenek menjadi kaya. Dalam tiga bulan, anak perempuan yang dibesarkan tumbuh menjadi seorang putri yang sangat cantik. Kecantikan putri ini sulit ditandingi, begitu cantiknya sehingga perlu diberi nama. Orang-orang menyebutnya Putri Kaguya (Nayotake no Kaguya Hime).
Berita kecantikan Putri Kaguya tersebar ke seluruh negeri. Pria dari berbagai kalangan, mulai dari bangsawan hingga rakyat biasa, semuanya ingin menikahi Putri Kaguya. Mereka datang berturut-turut ke rumah Putri Kaguya untuk meminangnya, namun terus-menerus ditolak oleh Putri Kaguya. Walaupun tahu usaha mereka sia-sia, para pria yang ingin menikahi Putri Kaguya terus bertahan di sekeliling rumah Putri Kaguya. Satu per satu dari mereka akhirnya menyerah, dan tinggal 5 orang pria yang tersisa, yang semuanya pangeran dan pejabat tinggi.
Mereka tetap bersikeras ingin menikahi Putri Kaguya, sehingga Kakek Pengambil Bambu membujuk Putri Kaguya, “Perempuan itu menikah dengan laki-laki. Tolong pilihlah dari mereka yang ada”. Dijawab Putri Kaguya dengan, “Aku hanya mau menikah dengan pria yang membawakan barang yang aku sebutkan, dan sampaikan ini kepada mereka yang menunggu di luar”.
Ketika malam tiba, pesan Putri Kaguya disampaikan kepada kelima pria yang menunggu. Pelamar masing-masing diminta untuk membawakan barang yang mustahil didapat, mangkuk suci Buddha, dahan pohon emas berbuah berkilauan, kulit tikus putih asal kawah gunung berapi, mutiara naga, dan kulit kerang bercahaya milik burung walet. Pelamar pertama kembali membawa mangkuk biasa, pelamar kedua membawa barang palsu buatan pengrajin, dan pelamar ketiga membawa kulit tikus biasa yang mudah terbakar. Semuanya ditolak Putri Kaguya karena tidak membawa barang yang asli. Pelamar keempat menyerah akibat dihantam badai di perjalanan, sedangkan pelamar kelima tewas akibat patah pinggang.
Berita kegagalan ini terdengar sampai ke kaisar yang menjadi ingin bertemu dengan Putri Kaguya. Kakek Pengambil Bambu membujuk Putri Kaguya agar mau menikah dengan Kaisar, tapi Putri Kaguya tetap menolak dengan berbagai alasan. Putri Kaguya bahkan tidak mau memperlihatkan dirinya di depan kaisar. Kaisar akhirnya memutuskan untuk menyerah setelah saling bertukar puisi dengan Putri Kaguya.
Musim gugur pun tiba. Putri Kaguya menghabiskan malam demi malam dengan memandangi bulan sambil menangis. Kalau ditanya kenapa menangis, Putri Kaguya tidak mau menjawab. Namun ketika tanggal 15 bulan 8 (September) semakin dekat, tangis Putri Kaguya makin menjadi. Putri Kaguya akhirnya mengaku, “Aku bukan manusia bumi, tanggal 15 ini pada saat bulan purnama, aku harus kembali ke bulan”. Identitas sebenarnya Putri Kaguya disampaikan kepada Kaisar. Prajurit-prajurit gagah berani diutus Kaisar untuk melindungi Putri Kaguya dari jemputan orang Bulan.
Malam bulan purnama itu pun tiba, sekitar jam 2 malam, dari langit turun orang-orang Bulan. Para prajurit dan Kakek Pengambil Bambu tidak mampu mencegah mereka membawa Putri Kaguya kembali ke bulan. Putri Kaguya adalah penduduk ibu kota bulan yang sedang menjalani hukuman buang ke bumi. Sebagai tanda mata, Putri Kaguya memberikan obat hidup kekal (不死 fushi, tidak pernah mati) kepada Kaisar. Namun tanpa Putri Kaguya, Kaisar tidak merasa perlu hidup selama-lamanya. Diperintahkannya obat tersebut untuk dibakar di Suruga, di atas puncak gunung tertinggi di Jepang. Gunung tersebut kemudian disebut “Fushi no Yama”, dan akhirnya disebut “Fujiyama” (Gunung Fuji). Obat yang dibakar di atas gunung kabarnya membuat Gunung Fuji selalu mengeluarkan asap hingga sekarang.
Source : https://id.wikipedia.org/wiki/Putri_Kaguya

Selasa, 06 Februari 2018

Mengintip Neraka di Jigoku Nozoki, Gunung Nokogiri, Chiba

“Jigoku Nozoki” yang memiliki arti “mengintip neraka” adalah sebuah obyek wisata yang terletak di Nokogiri-yama yang terletak di Kyonan-cho, prefektur Chiba, Jepang. Gunung Nokogiri-yama, termasuk “Jigoku Nozoki”, turut masuk di dalam kawasan kuil Buddha Nihon-dera. Seperti apa sih obyek wisata ini?
1.    Nihon-dera
Kuil ini memiliki nama resmi Kenkonzan Nihon-dera, dan merupakan salah satu kuil yang memiliki sejarah panjang, dibangun pada tahun 724 Masehi berdasarkan perintah dari Kaisar Shomu di zaman Nara.
2.    Patung Budha Raksasa Nihon-dera
Patung Buddha ini adalah patung Yakushi Nyorai yang dipahat oleh Jingoro Eirei Ono dan 27 muridnya, yang selesai dibuat pada tahun 1783. Patung ini memiliki tinggi 31,5 meter, sekitar 1,7 kali lipat lebih besar dari patung Buddha besar yang ada di Nara, yang hanya memiliki tinggi 18 meter.
3.    Patung Arhat dalam Jumlah Besar
Pada jalur dari tengah gunung menuju puncaknya, terdapat banyak patung arhat atau orang-orang yang telah mencapai nirvana. Jumlahnya yang mencapai 1.553 buah ini membuatnya diberi nama “Sen-go-hyaku Rakan” dalam bahasa Jepang. Patung-patung ini dibuat oleh Jingoro Eirei Ono bersama 27 muridnya, dan memakan waktu 21 tahun pembuatan. Keunikan dari patung-patung ini adalah ekspresi wajahnya yang tidak seragam dan berbeda satu sama lain.
4.    Jigoku no Nozuki
Pada bagian gunung yang menjorok seperti bentuk hidung hewan di gunung Nokogiri-yama ini, dari bagian ujungnya, kita dapat melihat pemandangan di kaki gunung.
Pemandangan yang cukup menguji nyali inilah yang menyebabkannya memiliki nama yang memiliki arti “mengintip neraka”. Karena sempitnya tempat ini, maka hanya beberapa orang saja yang dapat melihatnya dalam satu waktu, sehingga seringkali harus mengantri.
5.    Hyaku-shaku Kannon
Hyaku-shaku Kannon (Kwan Im 100-shaku) adalah sebuah patung relief Dewi Kwan Im setinggi 100 shaku (±30 meter) yang dipahat pada permukaan batu di gunung Nokogiri-yama. Relief ini memakan waktu 6 tahun dalam pembuatannya dan selesai dibuat pada tahun 41 Showa (1966 M).
Source : allabout.co.jp, japanesestation.com, Japan Course (@ine0489k)

Senin, 05 Februari 2018

Ini Lho 10 Heroine Paling “Nyebelin” Menurut Penikmat Anime di Jepang

おはようございます...
Kalau kalian mengaku pecinta animanga, pasti tau dong apa itu Heroine? Yep, heroine merupakan sebutan yang biasanya disandang oleh tokoh cewek paling dominan dalam sebuah seri. Nggak cuma dominan, biasanya ia juga muncul sebagai “pendamping” bagi tokoh utama. Karena itulah kebanyakan heroine ditunjukkan dengan wujud yang manis, friendly, mendukung tokoh utama sepenuh hati dan kadang juga memiliki kekuatan super. Haruno Sakura atau Hyuuga Hinata dari serial Naruto misalnya.
Tetapi tidak jarang, tokoh heroine malah muncul dalam bentuk yang nggak biasa. Brutal, arogan, bebal, egois, terlalu lembek,…hmm… pokoknya bikin penonton gregetan deh kalau liat dia. Nggak jadi semangat malah pengen emosi nampol aja bawaannya. Diantara kalian ada yang pernah merasakan hal seperti itu pada tokoh manga/anime? Kalau iya berarti kalian sudah bertemu dengan tipe heroine “nyebelin”.
Nah menanggapi hal tersebut, goo ranking mengumumkan hasil survey dikalangan penikmat anime di Jepang. Temanya jelas tentang siapa sih heroine yang paling menjengkelkan di mata penonton? Dalam survey tersebut diikuti oleh 500 orang cewek dan cowok pecinta anime dengan kisaran umur kepala dua.
Dibawah ini adalah hasil survey tersebut. Mimin rangkumkan berdasarkan urutan terendah ke yang paling tinggi (paling dibenci/gemesin). Siap-siap ya, barangkali saja salah satu karakter favorit kalian masuk list ini, harus diterima dengan lapang dada. Hahahaha…
10, 9, 8 - Kokomi, Medaka, Nanase
Tiga heroine ini berasal dari anime Saiki Kusou no Sai, Medaka Box dan Rokudenashi Blues. Entah apa yang membuat penonton di Jepang rada sebel dengan ketiga cewek ini. Apa karena “ngalem” nya yang kebangetan? atau caranya mendekati tokoh utama yang kelewat gila? silahkan tonton animenya dulu biar paham.
7 - Haruno Sakura (Naruto)
Sakura sebenarnya sosok yang baik, sayang teman dan sangat bertanggung jawab. Sayangnya, dia punya emosi kurang stabil dan sekali mellow, jatuhnya kebangetan. Sifat itulah mungkin yang bikin penonton greretan. Dia susah move on sih, yaa walaupun berbuah manis di ending cerita.
6 - Oikawa Tsurara (Nurarihyon no Mago)
Tampangnya boleh unnyu tapi sifat overprotektifnya jangan diremehkan. Belum jadi pacar aja udah keras kepala. Apalagi nanti pas jadi istri.
5 - Amane Misa (Death Note)
Manis, tapi licik. Nggak jauh beda dari pujaan hatinya, Raito. Dalam kesehariaannya, Misa bisa memasang wajah sangat bloon dan polos. Padahal di balik itu bisa dibilang dia boneka bemuka dua.
4 - Kagura (Gintama)
Mimin angkat tangan kalau nyangkut yang satu ini. Dari lahir eh, maksudnya pertama kali muncul. Kagura punya wajah nyebelin. Tingkahnya juga sangat amat childish. Apalagi kalau nyangkut makanan. Jauh dari kata heroine yang elegan. Mungkin karna itu banyak fans gemes sama keberadaan dia.
3 - Nakiri Erina (Shokugeki no Souma)
Mulai dari peringkat 3 kita bakal melihat sosok-sosok tsundere kurang kasih sayang. #digampar. Erina ini contohnya, dia sering terlihat cool padahal dalemnya ngarep banget. Coba tengok dulu deh kalau nggak percaya. Sebel nggak punya heroine kayak gini?
2 - Kirisaki Chitoge (Nisekoi)
Apalagi dewinya nisekoi berikut. Yang bikin penonton gregetan adalah sikap Chitoge yang campuran antara tsundere, kuudere dan agresif. Tapi sok-sokan tegar dan plin plan dengan omongannya sendiri. Apa karena takut kehilangan ya jadinya dia malah tumbuh bak gadis nyebelin?
1 - Uraraka Ochako (My Hero Academia)
No idea. Selama ini, Ochako kelihatan manis sekali. Nope, ternyata fans di Jepang berkata lain. Kebanyakan dari mereka merasa tergangggu dengan tingkah Ochako yang blak-blakan, rada telmi dan terlalu bersemangat dalam mendapatkan sesuatu. Selain itu dia juga dianggap terlalu “baik” hanya ke Deku saja. Yah meskipun dia juga dekat dengan Iida.
Jadi, diantara 10 cewek diatas ada yang masuk list gemes kalian? mimin sih nggak, fine-fine aja. Hehehe…
Source : https://www.akibanation.com/ini-lho-10-heroine-paling-nyebelin-menurut-penikmat-anime-di-jepang/, Japan Course (@ine0489k)

Minggu, 04 Februari 2018

Macam-macam Perayaan dan Festival Jepang di Bulan Februari

·         Tanggal 3
Setsubun (Upacara Tradisional Mengusir Iblis)
Pada tanggal 3 Februari, hari sebelum musim dingin berubah menjadi musim semi, upacara Setsubun dilakukan untuk mengusir pengaruh yang merusak dan membawa keuntungan serta kebahagiaan. Di rumah-rumah, kebiasaannya adalah dengan menyebar kacang panggang sambil berteriak, “Oni wa soto, fuku wa uchi!” (“Iblis keluar, keuntungan masuk!”). Kebiasaan ini disebut mame-maki. Bintang-bintang media ternama dan para atlit diundang ke beberapa tempat suci dan kuil terkenal untuk melakukan mame-maki, membawa kegembiraan tambahan untuk masyarakat. Foto ini memperlihatkan kegiatan tersebut di Kuil Kushida di Fukuoka. (Sumber : Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Contoh dari topeng iblis yang dilempari kacang selama Setsubun. (Foto dari : JTB Photo)

·         Tanggal 6 sampai 13 (kira-kira)
Sapporo Yuki Matsuri (Festival Salju Sapporo)
Sapporo, kota terbesar di Hokkaido, merayakan musim dingin dan salju di awal bulan Februari setiap tahun. Di Taman Odori, Anda dapat melihat lebih dari 150 patung besar yang terbuat dari salju dan es, menggambarkan berbagai bentuk mulai dari karakter televisi terkenal sampai karya arsitektur dunia. Ketika malam tiba, lampu-lampu sorot berwarna-warni membuat patung-patung tersebut berkilauan, menciptakan dunia impian di musim dingin. Anda juga dapat menonton konser dan acara lainnya selama kunjungan anda kesana. (Sumber : Nipponnia No. 34, 15 September 2005)

·         Tanggal 10 dan 11
Festival Inukko, di Yuzawa, Propinsi Akita
Lilin-lilin dibakar di kuil dan terdapat patung-patung anjing terbuat dari salju, mengundang pengunjung, khususnya anak-anak untuk masuk ke dalam dunia dongeng.
(Foto dari : yokoso!japan weeks JAN.20 - FEB.29,2008)

·         Tanggal 14
Hari Kasih Sayang
Menurut legenda, seorang pendeta Kristen, Santo Valentine, mati secara martir di Roma pada tanggal 14 Februari, pada sekitar abad ke-3. Hari ini menjadi hari kasih sayang di jaman pertengahan Eropa. Di Jepang sejak tahun 1970-an, menjadi umum bagi para wanita muda untuk menandai hari ini dengan memberikan coklat kepada pemuda yang mereka sayangi atau kagumi. Mulai dari awal bulan sampai tiba pada harinya, Anda dapat melihat para wanita berkerumun di sekitar pajangan coklat di toko-toko. (Sumber : Nipponnia No. 34, 15 September 2005)

·         Tanggal 15 dan 16
Acara Yokote Kamakura, di Yokote, Propinsi Akita
Sebuah kamakura dibuat dengan memadatkan salju menjadi gundukan yang besar, dan kemudian dilubangi bagian dalamnya menjadi ruang yang nyaman. Duduk di dalam kamakura adalah salah satu kesenangan musim dingin untuk anak-anak setempat dan makanan kecil termasuk kue beras mochi panjang dan ama-zake (minuman manis terbuat dari fermentasi beras). (Sumber : Nipponnia No. 34, 15 September 2005)

·         Tanggal 16 sampai 18
Tokamachi Yuki Matsuri (Festival Salju Tokamachi), di Tokamachi, Propinsi Niigata
Tokamachi adalah kota yg lebih kecil dan lebih tua dibanding Nagaoka. Cuaca disana sangat dingin sekali. Di pinggir-pingir jalan, tumpukan salju yg sudah hampir 4 meter itu dipahat dan dihias jadi doraemon, kitty, bebek, anpanman, dll. Acaranya dimulai pukul kira-kira pukul 06.00 sore dan selesai pada pukul 07.30 malam. (Sumber: http://bibipbondry.blogspot.com/)

Source :
http://meita-seputarjepang.blogspot.co.id/2008/05/macam-macam-perayaan-dan-festival-di.html?m=1
https://melati97liandini.blogspot.co.id/2016/02/macam-macam-perayaan-dan-festival-di.html

Sabtu, 03 Februari 2018

Tas Anak SD di Jepang Ternyata Sangat Mahal! Apa ya Bedanya dengan Tas Biasa?

Ohayougozaimasu mina-san…
Apakah kalian pernah melihat tas yang dipakai anak-anak SD di Jepang? Tas yang permukaannya mengkilap dan polos tanpa ada desain gambar apapun diatasnya ini ternyata memiliki harga yang cukup mahal lho! Tas yang paling murah bisa mencapai sekitar 4 juta rupiah dan yang paling mahal bisa mencapai 10 juta rupiah! Sebenarnya apa spesialnya ya?
Tas anak-anak di Jepang bentuknya kira-kira sama seperti yang dipakai Maruko di serial kartun Chibi Maruko Chan. 
Tas anak-anak di Jepang dibuat secara profesional supaya bisa bertahan digunakan selama 6 tahun.
Sama seperti tas-tas bermerk lainnya, tas ini bisa bertahan selama 6 tahun. Kalau di dalam jangka waktu 6 tahun ada kerusakan apapun, pemiliknya bisa memohon pabrik pembuatnya untuk membetulkan kerusakannya. Tas ini dibuat oleh para profesional di bidangnya tanpa mesin lho sobat! semuanya dibuat langsung oleh tangan para desainernya.
Tas yang dibuat dengan pengetahuan tentang tubuh manusia ini dipastikan tidak akan menimbulkan efek negatif untuk anak-anak yang memakainya.
Awalnya tas ini dibuat dengan bahan kulit asli. Tapi karena jumlah anak murid yang semakin hari semakin banyak, bahan ini menjadi permasalahan besar karena cukup sulit didapatkan. Karena itu para pembuatnya memutuskan untuk membuat tas ini dengan kulit imitasi. Tapi jangan salah sobat, walaupun imitasi, bahan ini tetap tidak murah karena sesuai dengan desain awalnya, bahan ini harus mampu bertahan digunakan selama 6 tahun.
Tas ini didesain sedemikian rupa sehingga tidak akan menyakiti anak-anak yang memakainya ke sekolah. Benar-benar unik ya!
Tas ini memiliki fungsi sebagai alat untuk melindungi anak-anak.
Di Jepang, sebagian besar anak-anak berjalan kaki ke sekolah. Tidak ada orangtua yang mengantar mereka, terlebih lagi mobil pribadi yang menjemput dan mengantar mereka ke sekolah. Tas yang dilengkapi dengan bahan yang mudah memantulkan cahaya ini bisa membuat pengemudi kendaraan lebih berhati-hati saat mengemudi di dekat anak-anak kecil ini.
Tas ini memiliki tingkat elastisitas yang cukup tinggi sehingga kalau anak yang memakainya tidak sengaja terjatuh ke belakang, ia tidak akan terluka.
Tidak hanya itu, pemerintah Jepang juga melengkapi tas ini dengan fungsi GPS yang dilengkapi dengan tombol yang bisa ditekan bahkan oleh anak-anak. Karena itu orangtua tidak perlu terlalu khawatir karena ketika tombol ini ditekan, akan ada signal yang dikirimkan ke rumah, sekolah, dan pihak kepolisian sehingga lokasi sang anak bisa diketahui dengan cepat.
Bahkan tas ini bisa berfungsi sebagai pelampung dalam keadaan tertentu!
Tas yang awalnya diperuntukkan untuk anak SD ini akhirnya dikembangkan di seluruh Jepang bahkan sampai ke penjuru dunia lho!
Gimana? Jadi pingin punya tas ini untuk adik kecil kita di rumah? Tas ini bukan hanya menarik tapi banyak fungsinya ya! Sekarang gak bingung lagi kan kenapa harganya cukup mahal hanya untuk sebuah tas anak kecil…
Source :  http://www.cerpen.co.id/post_134319.html, Japan Course (@ine0489k)

Kamis, 01 Februari 2018

Apa itu Uwabaki?

おはようございます...
Uwabaki (上履き), adalah jenis sendal Jepang yang dikenakan di dalam ruangan di rumah, sekolah atau bangunan umum tertentu di mana sepatu jalan dilarang dipakai masuk.
Budaya Jepang mengamanatkan bahwa orang harus menanggalkan sepatu mereka ketika memasuki rumah-rumah dan bangunan, terutama di mana lantainya memiliki karpet, lantai kayu dipoles, atau tatami (tikar rumput). Uwabaki ringan, sepatu yang fleksibel tapi hati-hati ya sobat. Ketika menggunakan uwabaki  mudah untuk tergelincir dan mematikan, jadi sepatu ini ditujukan untuk penggunaan dalam ruangan. Karena umumnya tidak dipakai di luar, telapak kaki tetap bersih, dan dengan demikian pembersihan dan perawatan lantai bangunan dijaga agar tetap minimum.
Di pintu masuk dari setiap sekolah, mulai dari TK sampai perguruan tinggi , ada  loker untuk setiap siswa menempatkan uwabaki nya. Tingkat kelas Seorang siswa sering ditandai dengan garis berwarna di jari-jari kaki, warna tubuh sepatu selalu putih.
Source : https://aika-hiromi.blogspot.co.id/2013/06/apa-itu-uwabak-sepatu-jepang-budaya.html?m=1, Japan Course (@ine0489k)