Sabtu, 10 Maret 2018

15 Desa di Jepang yang Sangat Indah

Ohayou mina san…
Pagi ini mimin mau post tentang desa-desa indah di Jepang., apa aja ya? Yuk di baca!!!

1.  Biei-cho (美瑛町), Hokkaido

Biei adalah sebuah desa di Hokkaido yang terkenal dengan keindahan alamnya. Orang-orang menyebutnya sebagai “kota bukit”. Sesuai dengan namanya, pemandangan di daerah ini di dominasi oleh perbukitan. Biei merupakan daerah pertanian.
https://www.town.biei.hokkaido.jp/index.php (Hanya dalam bahasa Jepang)

2.  Tsurui (鶴居村), Hokkaido

Huruf  kanji untuk Tsurui berarti “bangau”. Seperti namanya, di daerah ini banyak terdapat bangau liar. Banyak terdapat bangau merah yang masih hidup disini.

3.  Higashi-Naruse (東成瀬村), Akita

Higashi-Naruse terkenal di seluruh Jepang karena memiliki langit yang sangat indah pada malam hari. Udara di kota ini sangat bersih karena itu kita bisa menikmati keindahan alamnya dengan jelas. Kota di Jepang satu ini terdapat banyak air terjun, tanaman tumbuh dengan subur karena tanah disini banyak mengandung air. Di hutan Suzukoya no Mori, ada sejenis pohon khas Jepang yang sudah berumur lebih dari 200 tahun.

4.  Kitashiobara (北塩原村), Fukushima

Daerah Kitashiobara 80% nya merupakan hutan pegunungan, membuatnya menjadi kota yang benar-benar dekat dengan alam. Karena daerah ini sangat alami maka ada banyak pemandangan yang luar biasa. Bahkan ada danau Goshikinuma yang sangat mengesankan karena secara alami dapat berubah warna.

5.  Kiso-cho (木曽町), Nagano

Kiso terletak di kaki Gunung Ontake, adalah sebuah desa yang tidak hanya memiliki pemandangan kota yang kaya akan sejarah tetapi juga kaya akan pemandangan alam. Daya tarik utama adalah jalan kuno yang disebut Nakasendo. Di kaki Gunung Ontake adalah dataran tinggi Kaida, sehingga kalian dapat menikmati keindahan alam di Jepang ini dengan suasana yang tenang.

6.  Nagiso-cho (南木曽町), Nagano

Nagiso, berdekatan dengan Kiso. Disini terdapat banyak bangunan dari Periode Edo yang tetap kokoh berdiri. Tempat ini juga dikenal sebagai Tsumago-juku.

7.  Nakanojo-cho Kuni (中之条町六合), Gunma

90% dari daerah ini terdiri dari hutan pegunungan dan gurun. Daerah ini sangat dicintai oleh orang-orang sastra seperti penyair karena pemandangan menenangkan yang dimilikinya.
http://www.town.nakanojo.gunma.jp/ (Hanya dalam bahasa Jepang)

8.  Hayakawa-cho (早川町), Yamanashi

Hayakawa-cho terletak di sebelah barat daya dari Prefektur Yamanashi, dikelilingi oleh puncak Alpen bagian Selatan dengan wilayah yang luas, juga dikenal sebagai kota terpadat di Jepang. Kaya dengan sumber air panas, memiliki banyak sumber air panas yang tersebar di wilayah ini, termasuk Nishiyama Onsen (Hotel Air Panas Tertua di Dunia). Jalanan Akasawa, sekitar 40 rumah terdiri dari bangunan tradisional, taman lindung, bukit dan jalanan batu dll.
http://www.town.hayakawa.yamanashi.jp/ (Hanya dalam bahasa Jepang)

9.  Totsukawa (十津川村), Nara

Totsukawa merupakan desa terluas di Jepang. 96% nya merupakan hutan pegunungan. Terdapat 3 Onsen (air panas) di kota Totsukawa. Karena banyaknya mata air panas alami, kota ini terkenal sebagai “Kota Hot-Spring”.
Hal lainnya yang terkenal disini adalah Sacred Sites dan Pilgrimate Routes di Kii Mountain Range, yang merupakan sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO.

10.  Yoshino-cho (吉野町), Nara

Yoshino sangat terkenal dengan pohon sakuranya. Sakura ini tumbuh di Pegunungan Yoshino, dan ada sekitar 30.000 pohon. Waktu yang tepat untuk berkunjung kesini adalah di awal April. Tidak hanya keindahan sakura, kalian dapat menikmati pemandangan alam lainnya.

11.  Ine-cho (伊根町), Kyoto

Yoshino sangat terkenal dengan pohon sakuranya. Sakura ini tumbuh di Pegunungan Yoshino, dan ada sekitar 30.000 pohon. Waktu yang tepat untuk berkunjung kesini adalah di awal April. Tidak hanya keindahan sakura, kalian dapat menikmati pemandangan alam lainnya.

12.  Kamikatsu-cho (上勝町), Tokushima

Sebagian besar daerah ini adalah pegunungan, Kamikatsu-cho memiliki terasering di lereng perbukitan. Kota ini terpilih sebagai salah satu yang memiliki terasering di Jepang.
http://www.kamikatsu.jp/ (Hanya dalam bahasa Jepang)

13.  Minamioguni-cho (南小国町), Kumamoto

Minamioguni adalah sebuah pedesaan di kaki Gunung Aso. Daerah ini dikelilingi oleh pegunungan dan air, oleh karenanya terdapat banyak pemandangan alam dan juga sumber air panas. Dari semua objek wisata di desa ini, kalian harus mengunjungi Se no Motokougen Tableau.
http://www.town.minamioguni.kumamoto.jp/ (Hanya dalam bahasa Jepang)

14.  Takaharu-cho (高原町), Miyazaki

Takaharu merupakan salah satu desa yang kaya akan sejarah karena disini adalah tanah kelahiran kaisar pertama, Kaisar Jimmu.
http://www.town.takaharu.lg.jp/ (Hanya dalam bahasa Jepang)

15.  Aya-cho (綾町), Miyazaki

Aya terkenal tidak hanya karena hutan cemaranya tetapi juga populer di kalangan orang-orang dari daerah perkotaan yang mencari gaya hidup yang lebih santai.
http://www.town.aya.miyazaki.jp/ayatown/ (Hanya dalam bahasa Jepang)
Source : http://j-cul.com/15-desa-di-jepang-yang-sangat-indah/

Jumat, 09 Maret 2018

Momoka dan Pohon Sakura


おはようございます...
Cerita ini berdasarkan legenda tua tentang asal mula pohon sakura tua berumur 700 tahun di Shiwa, Prefektur Iwate, Jepang, yang diberi nama Nanmen no Sakura.
Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang pemuda yang merupakan pelayan kaisar di ibukota Jepang. Namanya adalah Fujiwara Yoriyuki. Suatu hari, kaisar menyuruhnya pergi ke Michinoku (sekarang Tohoku). Ia pun berangkat ke Michinoku dan di tengah perjalanan, ia tinggal di kuil Akaishi di Shiwa, Prefektur Iwate.
Yoriyuki sangat kesepian karena ia merindukan kampung halamannya. Untuk menghilangkan kesepiannya, ia menanam pohon sakura di dekat kuil itu dan merawatnya setiap hari dan ia semakin hari semakin mencintai lingkungan di sekitar kuil Akaishi tersebut.
Suatu hari, bangsawan yang tinggal di istana Omaki membawa putrinya, Momoka, untuk mengunjungi kuil Akaishi dan memutuskan untuk membuat pesta disana karena keindahan pohon sakuranya. Yoriyuki pun diundang ke pesta tersebut.
Setiap orang yang datang menikmati pesta tersebut, bahkan Momoka memakai kimono terindahnya. Yoriyuki jatuh cinta pada Momoka pada pandangan pertama. Momoka seperti sakura yang jatuh lembut dari pohonnya. Momoka melihat bahwa Yoriyuki adalah orang yang kesepian tetapi ramah dan mencintai pohon sakura yang cantik. Setelah pesta selesai, mereka menghabiskan waktu bersama dan jatuh cinta satu sama lain. 
Namun suatu hari Yoriyuki mendapat surat dari kaisar yang menyuruhnya untuk kembali ke ibu kota. Momoka sangat sedih ketika harus mengucapkan salam perpisahan kepada Yoriyuki hingga ia menangis terus-menerus tanpa henti.
Sebelum Yoriyuki pergi, ia berkata pada Momoka bahwa mereka akan menanam pohon sakura, sehingga pohon sakura itu bisa menggantikan mereka selama Yoriyuki pergi. Mereka pun menanam pohon sakura dan disebelah pohon itu mereka berjanji untuk bertemu kembali, lalu Yoriyuki pun berangkat ke ibu kota.
Beberapa tahun pun berlalu. Momoka merawat pohon sakura yang mereka tanam sebagai cara untuk mengingat Yoriyuki. Pohon itu pun tumbuh besar dengan ranting dan daunnya yang indah.
Tahun setelahnya, pohon sakura itu menghasilkan banyak pucuk bunga, namun tidak ada satupun dari pucuk-pucuk itu yang bunganya mekar. Disaat pohon sakura yang lainnya mekar, pohon sakura yang ditanam mereka berdua tidak kunjung mekar. Momoka bingung mengapa hal itu terjadi dan berpikiran negatif kalau sesuatu terjadi pada Yoriyuki. Momoka pun mulai menangis dan air matanya jatuh ke tanah dam mengenai akarnya. Tiba-tiba pucuk bunga-bunga itu bermekaran dengan indahnya. Dan yang paling mengejutkan, semua bunga sakura tersebut menghadap ke selatan, dimana Yoriyuki tinggal. Momoka ingin memberi tahu Yoriyuki tentang bunga sakura yang mekar tersebut dan menulis puisi tentang hal tersebut. 
Musim pun berganti tetapi tidak ada balasan dari Yoriyuki. Ayah  Momoka yang sedih melihat putrinya, melarang Momoka untuk pergi ke pohon sakura itu lagi. Momoka pun memohon pada ayahnya untuk mengijinkannya pergi ke pohon sakura itu untuk terakhir kalinya; jika Yoriyuki tidak kembali lagi, maka Momoka tidak akan mengunjungi pohon sakura itu lagi.
Pagi berikutnya, Momoka pergi ke pohon sakura itu dan berharap Yoriyuki bahagia tinggal di ibu kota. Namun, tiba-tiba Yoriyuki datang dan berkata bahwa surat dari Momoka mengingatkannya kembali akan cinta mereka. Mereka pun menikah disamping pohon sakura yang mereka tanam itu.
Pohon sakura tersebut sekarang masih ada di kuil Akaishi, Iwate. Silahkan lihat gambar kedua :D
Source : Japan Course (@ine0489k)

Kamis, 08 Maret 2018

Tahukah Anda? Asal Mula Anime, Perkembangannya, dan Tren Setiap Tahunnya

おはようみんな...
Kali ini mimin mau posting tentang asal mula anime, perkembangannya dan tren setiap tahunnya.., yuk dibaca!!!
Animasi Jepang (anime) dicintai oleh anak-anak hingga dewasa. Kualitas animasi dan penceritaan-nya terus mendapat penghargaan tinggi dari luar negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang telah memproduksi sekitar 130 judul anime setiap tahunnya. Di tengah kepopuleran anime,  ternyata tidak banyak yang tahu sejarah perkembangan anime. Oleh karena itu, admin akan mengajak Anda untuk mengenal perkembangan anime melalui serial-serial anime yang bersejarah.
Tahun 1963, “Astro Boy” hadir sebagai serial anime pertama di televisi
Sumber : situs resmi Tezuka Osamu
Karya Osamu Tezuka, “Astro Boy”, adalah serial anime pertama di dunia yang ditayangkan secara rutin setiap minggu di televisi. Rating pemirsa pada saat itu melebihi 30%.  Berkat kepopulerannya, anime ini juga telah ditayangkan di berbagai negara. Bahkan baru-baru ini “Astro Boy” juga menjadi maskot dari TOYOTA. Inilah karya yang menjadi asal mula anime.
Tahun 1969, serial anime terpanjang di dunia, “Sazae-san” tayang untuk pertama kali
“Sazae-san” telah tayang selama 45 tahun dan merupakan serial anime terpanjang. Hingga saat ini serial ini pun masih menghiasi layar kaca para penduduk Jepang. Tak heran bahwa anime ini dikenal sebagai anime nasional. “Sazae-an” diciptakan oleh komikus Machiko Hasegawa. Di tempat yang dulu ditinggali oleh Machiko, (yaitu Sakurashinmachi, Setagaya, Tokyo) “Sazae-san” turut berperan dalam pembangunan ekonomi penduduk setempat. Di sana Anda dapat melihat patung keluarga “Sazae-san”.
Tahun 1974, “Heidi, Girl of the Alps” hadir di tanah Jepang
Anime ini memperkenalkan kehidupan di Alps, Swiss, kepada masyarakat Jepang. Miyazaki Hayao maupun Takahata Isao, yang nantinya dikenal dengan Studio Ghibli, pun turun tangan dalam produksi Heidi, Girl of the Alps.  Para staff anime ini melakukan penelitian di Swiss selama satu tahun untuk menggambarkan kehidupan masyarakat Swiss secara akurat.
Tahun 1979, serial Gundam muncul dan mengubah tren anime robot
Sumber : situs resmi GUNDAM.INFO
Mobile Suit Gundam membawa unsur politik, persenjataan, dan perang ke dalam anime robot.  Genre yang dibawakan oleh “Mobile Suit Gundam” ini dikenal sebagai real robot anime. Kisah pemuda 15 tahun, Amuro Ray yang penuh dengan konflik batin. Perkembangan ceritanya yang memukau mengundang popularitas. Anime ini memberi pengaruh besar pada anime robot selanjutnya.
Tahun 1986, bermunculan karya-karya besar seperti “Laputa : Castle in the Sky”, “Dragon Ball”, “Saint Seiya”
Tahun 1986 merupakan tahun di mana anime-anime populer bermunculan. Karya pertama dari Studio Ghibli, “Laputa : Castle in the Sky”; adaptasi “Dragon Ball” dan “Saint Seiya” dari majalah komik “Weekly Shonen Jump”. Hingga kini “Dragon Ball” telah ditayangkan di sekitar 100 negara dan menyebarkan booming anime di seluruh dunia.
Tahun 1992, pertempuran para gadis cantik menjadi populer dengan hadirnya “Sailor Moon”
Perempuan tidak hanya cantik tapi juga kuat! Hadir sebagai serial pretty soldiers  pertama, “Sailor Moon” memberikan pengaruh besar kepada penerus-penerusnya, antara lain serial “Precure”.
Tahun 1995, “Neon Genesis Evangelion” menjadi fenomena sosial
Dengan menggabungkan mitologi, filosofi, serta ilmu pengetahuan, “Neon Genesis Evangelion” membangun jalan cerita yang kompleks dan tak terduga. Para pemuda-pemudi pun tergila-gila dengan serial ini sehingga menimbulkan fenomena sosial. Lagu pembukanya “Zankoku na Tenshi no Teze (A Cruel Angel's Thesis)”  populer baik di dalam maupun di luar negeri sehingga menjadi simbol dari “anisong” (lagu anime).
Tahun 2006, anime tengah malam menjadi populer dengan kehadiran “The Melancholy of Haruhi Suzumiya”
“The Melancholy of Haruhi Suzumiya” mengangkat popularitas anime tengah malam dan membawa booming anime bishojo (gadis cantik).  Bahkan lagu pembuka dan penutupnya menembus peringkat sepuluh besar Oricon (peringkat musik yang menjadi standar popularitas musik di Jepang).
Tahun 2009, booming “K-ON!” dan pasar bernilai sepuluh miliaran yen
Pada tahun 2009, “K-ON!” mulai ditayangkan dan semakin mengangkat popularitas anime tengah malam. Hasil penjualan dari merchandise-nya mencapai sekitar 40 milyar yen. Hingga kini “K-ON!” masih digemari oleh banyak orang.
Tahun 2011, “Puella Magi Madoka Magica” mengubah gaya magical girls
“Puella Magi Madoka Magica” hadir dengan konsep magical girls. Namun, anime ini mengubah konsep magical girls  yang ceria dengan perkembangan cerita yang mengejutkan.  Pada tahun tersebut, “Puella Magi Madoka Magica” memenangkan penghargaan “Media Arts Awards” dari Agency for Cultural Affairs untuk kategori animasi. Anime ini pun menjadi salah satu karya kebanggaan Jepang.
Tahun 2014, era pertempuran idol anime?!
Tren anime tahun 2014 adalah idol“THE IDOL M@STER” (atau biasanya disebut “Aimasu”) terlahir dari arcade game lalu menjadi populer melalui “Niconico Douga”. Pada tahun 2011,  adaptasi animenya ditayangkan dan popularitasnya pun melonjak. Seakan-akan menyusul “Aimasu”, “Love Live School idol project” pun turut menjadi populer. Tahun 2014 muncullah anime “Wake Up Girls!” yang menggambarkan perkembangan para idol. Untuk menjadi sosok idol yang memberi semangat dan keberanian pada orang-orang, para calon idol mengalami perjuangan keras dan pergolakan batin. Sosok gadis-gadis ini membawa kedekatan khusus dan membuat orang ingin mengikuti perkembangan mereka.
Anime terus berubah seiiring dengan perubahan tren. Namun, di balik perubahan itu, anime terus menggerakkan hati para pemirsanya. Anime akan terus berkembang dan memikat Anda.
Source : https://matcha-jp.com/id/144

Selasa, 06 Maret 2018

Kisah 47 Ronin


みなさん、おはよう
Pada tau kann film 47 ronin yang dimainin sama Keanu Reeves? Hehehe... cerita di film sama aslinya ga jauh-jauh amat kokk, tapi pastinya ga ada penyihir, tengu, sama Keanu nya :v
47 ronin ini termasuk kedalam aksi seppuku (bunuh diri terhormat) massal di Jepang yang terkenal~~ jadi mimin sekarang mau bahas tentang cerita asli 47 ronin itu :3
Kisah bermula tahun 1701 dimana saat itu Shogun Tsunayoshi yang berdiam di Edo ingin memberikan hadiah pada kaisar di Kyoto sebagai rasa hormat. Untuk memenuhi tujuan itu Tsunayoshi memilih dua daimyo (setara gubernur), yaitu Naganori Asano dan Kamei sebagai wakilnya. Usia keduanya yang terbilang masih muda membuat Tsunayoshi merasa perlu membimbing dalam hal etika dan sopan santun penyambutan. Tsunayoshi kemudian menunjuk salah satu petinggi Istana Edo yang cukup berpengaruh, yaitu Yoshinaka Kira (1641-1702) untuk mengajari kedua daimyo itu.
Asano adalah seorang samurai sejati yang sifatnya baik. Sedangkan Kira bersifat sebaliknya. Ia dikenal sebagai pejabat yang korup dan memanfaatkan jabatannya untuk mengambil keuntungan bagi siapa yang berhubungan dengannya.
Ketika upacara berlangsung Kira menghina Asano. Tersinggung dengan ucapan Kira, Asano menyerang Kira dengan wakizashi (pedang pendek). Sayangnya, wakizashi itu hanya melukai wajah Kira. Masih belum puas, Asano kembali menyerang Kira. Namun serangannya berhasil dihindari dan menghantam pilar. Penjaga yang mendengar ada keributan segera meringkus Asano yang dianggap bersalah karena mengacungkan pedang.
Hanya mengacungkan senjata di dalam istana Shogun adalah kejahatan besar, apalagi menyerang orang di istana sama saja menggali kubur sendiri, karena hukumannya sangatlah berat. Shogun Tsunayoshi yang mengetahui keributan itu kemudian menghukum Asano atas perbuatannya dengan segera menyuruhnya melakukan seppuku (ritual bunuh diri). Sedangkan, Kira sendiri bebas dari hukuman.
Saat itu berlaku hukum bahwa jika seorang daimyo tewas akibat seppuku, maka seluruh harta benda berikut istananya akan dikembalikan pada Shogun. Selain itu keluarganya akan kehilangan hak waris dan seluruh samurai yang menjadi pengikutnya akan dibubarkan dan otomatis menjadi ronin (samurai tak bertuan).
Pengikut Asano kebingungan menghadapi masalah yang tiba-tiba ini. Oishi yang bertindak sebagai pemimpin dengan sabar mendengarkan pendapat dari seluruh pengikut Asano. Dari seluruh pengikut Asano yang berjumlah sekitar 300 orang, 47 diantaranya (termasuk Oishi) sebenarnya tidak setuju dengan penyitaan istana itu. Tidak hanya itu, mereka juga ingin membalas kematian tuan mereka yang telah diperlakukan tidak adil.
Dini hari pada tanggal 15 Desember 1702, 47 ronin menyerbu masuk ke rumah kediaman Kira yang berada di Honjo Matsuzaka dan Kira berhasil dibunuh. Kawanan 47 ronin membawa pulang penggalan kepala Kira dan mempersembahkannya di atas makam Asano yang terletak di kuil Sengakuji. Kawanan 47 ronin lalu memberitahu sang majikan di alam sana bahwa pembalasan dendam telah berhasil.
Salah seorang ronin yang bernama Terasaka Nobuyuki memisahkan diri dari kelompok, sehingga kawanan ronin menjadi hanya berjumlah 46 orang.
Setelah itu, Oishi Kuranosuke menyerahkan diri dan pasrah atas semua hukuman yang bakal dijatuhkan pemerintah Bakufu. Pemerintah Bakufu menitipkan para ronin di rumah 4 orang daimyo. Penduduk Edo memuji-muji kelompok ronin sebagai samurai yang setia (gishi) karena berhasil menuntaskan kewajiban sebagai bentuk kesetiaan terhadap sang majikan. Walaupun demikian, perbuatan para ronin membentuk kelompok tanpa seizin pemerintah Bakufu dan melaksanakan pembunuhan balas dendam merupakan kejahatan yang hukumannya adalah hukuman mati.
Para ronin akhirnya diperintahkan untuk mati secara terhormat dengan melakukan seppuku. Pada tanggal 4 Februari 1703, 46 ronin dari Akou melakukan seppuku di halaman rumah kediaman para daimyo tempat mereka dititipkan.
Kelompok ronin dari Akou dimakamkan di kuil Sengakuji. Sampai saat ini, setiap tahunnya di kuil Sengakuji dilangsungkan Gishisai (upacara kesetiaan) pada tanggal 14 Desember untuk memperingati malam penyerbuan para ronin.
Source : indoshotokan.blogspot

Senin, 05 Maret 2018

Fakta Tentang Bunga Sakura


Seakan tidak ada bosannya dengan bunga yang satu ini, Sakura, bunga musiman yang akan indah pada musim bermekarannya. Bunga yang namanya sudah menempel dengan Jepang ini memiliki beberapa fakta menarik dibelakangnya, mungkin beberapa dari anda juga sudah mengetahuinya, dibawah ini akan terdapat beberapa fakta tentang apa yang anda ingin tahu mengenai daya tarik Jepang dan Pohon Sakura (Cherry Blossom).
Cherry blossom yang juga dikenal sebagai bunga sakura di Jepang, bunga nasional Negara tersebut. Merupakan simbol pembaharuan dan harapan, mekarnya tanaman ini menandakan datangnya musim semi setiap tahun, tanaman sakura yang berbunga akan melimpah dari akhir Maret hingga pertengahan April.
Selama musim mekarnya tanaman ini, akan banyak dijumpai sekelompok orang yang piknik tepat dibawah pohon sakura. Kegiatan tersebut dinamai “hanami” atau melihat bunga dan kegiatan tersebut telah menjadi tradisi sejak berabad-abad.
Terdapat banyak tempat indah untuk melihat mekarnya bunga sakura di Jepang, diantara mereka yakni Kinkaku-Ji atau Golden Pavilion di Kyoto. Kuil tersebut peninggalan dari tahun 1397 dan menduduki taman yang penuh dengan kedamaian.
Jepang memiliki perkiraan televisi untuk musim sakura mekar, yang disediakan oleh Badan Meteorologi Negara. The Blossom Moves North dalam acara “sakura zensen” atau Cherry Blossom Front. Yang melacak tajam perkembangan sakura.
Dapatkan pemandangan yang lebih ikonik di Jepang dengan pandangan sakura mekar membingkai landmark paling terkenal di negara itu, Gunung Fuji. Beberapa tempat di sekitar danau sekitarnya membuat pandangan tersebut menjadi tempat sempurna untuk bunga dan gunung berapi yang tertutup salju.
Jepang adalah rumah bagi lebih dari 200 varietas cherry blossom, yang paling terkenal akan menjadi “Somei Yoshino”. Bunga putih yang memiliki tanda sedikit dari warna pink dan biasanya berlangsung tidak lebih dari seminggu.
Tempat lain untuk melihat bunga sakura yang spektakuler adalah Nara Park, dimana terdapat cukup banyak populasi rusa dibawah pohon sakura. Rusa-rusa tersebut secara resmi digolongkan sebagai harta nasional, dan meskipun liar, mereka cukup jinak.
Hanami dirayakan dengan penuh semangat, musik, dan hidangan khusus yang telah dipersiapkan beserta sake (arak beras), selama musim ini, taman akan berasa lebih hidup dengan suasana orang-orang yang sukacita merayakan dan mengagumi bunga sakura.
Mengejutkannya, gelar “cherry blossom capital of the world” bukan berada di Jepang, gelar tersebut diberikan kepada tempat bernama Macon di Georgia Amerika dimana menjadi rumah bagi 300.000 pohon sakura.
Ketika kegiatan hanami dilakukan di malam hari, kegiatan itu dikenal dengan nama “yozakara” yang berarti sakura malam. Di beberapa kesempatan, lentera kertas menempel di pohon-pohon sakura membuat pemandangan yang spektakuler.
Bunga sakura bisa dijadikan makanan, dengan diolah terlebih dahulu. selain indah dilihat bunga sakura juga memiliki rasa yang sangat unik dan membuat makanan terlihat cantik. bunga sakura adalah salah satu bahan makanan klasik di Jepang.
Source : http://www.anibee.tv/news/id/otaku-update/4744/fakta-tentang-bunga-sakura

Minggu, 04 Maret 2018

Macam-macam Perayaan dan Festival Jepang di Bulan Maret dan April

Bulan Maret
·  Tanggal 3
Hina Matsuri (Festival Boneka)
Anak-anak perempuan menempatkan boneka yang mengenakan rok tradisional resmi, untuk menghiasi bagian rumah dan mengungkapkan permintaan untuk kesehatan dan kebahagiaan. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
·  Tanggal 12
Upacara O-mizu toridi Aula Nigatsu-do, Kuil Todai-ji, Nara
Peristiwa penting dalam kalender Budhis ini diadakan pada salah satu kuil paling terkenal di Jepang selama dua minggu, dimulai pada tanggal 1 Maret. Klimaksnya adalah pada tanggal 12, jauh di malam hari. Obor Taimatsu yang sangat besar berkobar-kobar dibawa dengan cepat di sepanjang beranda panjang yang mengelilingi Aula Nigatsu-do. Bunga api bertebaran pada kerumunan orang di bawahnya. Upacara lainnya, yang jauh lebih serius, diadakan pada saat yang hampir bersamaan, para pendeta mengambil air dari sebuah sumur di lingkungan kuil, dan mempersembahkannya kepada patung Kannon. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
·  Tanggal 27
Festival O-Kichi, di Shimoda, Prefektur Shizuoka
Sekita tahun 1860, Townsend Harris adalah diplomat pertama yang mewakili Amerika Serikat di Jepang. Di bawah perintah hakim di Shimoda, seorang anak perempuan berusia 17 tahun yang bernama O-Kichi menjadi pembantu Townsend. Festival ini diadakan pada peringatan hari kematiannya, dan mengungkapkan permintaan untuk kebahagiaannya di dunia berikutnya. Dalam festival ini ada tari-tarian yang ditampilkan oleh banyak geisha, dan pasar yang menjual tanaman pot dan pohon. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Bulan April
·  Awal April
Hanami (Menikmati mekarnya bunga sakura)
Ketika pohon sakura berbunga, banyak rombongan orang yang mengunjungi taman-taman yang terkenal dengan bunga sakura, seperti Taman Ueno di Tokyo. Mereka datang tidak hanya untuk mengagumi mekarnya bunga tetapi juga untuk berkumpul di bawah cabangnya untuk makan, minum dan untuk menikmati waktu yang menyenangkan (dan ribut), hiburan orang Jepang yang umum selama musim ini. Setiap tahun, Agen Meteorologi Jepang meramalkan kapan bunga akan mekar di setiap daerah lokal. Contoh lain yang memperlihatkan betapa senangnya orang Jepang pada bunga ini, yang menghiasi negeri dengan warna merah muda yang lembut setiap tahun. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
·  Seluruh bulan April
Miyako Odori (Tarian Tradisional di Kyoto)
Tarian berwarna-warni ditampilkan oleh geigi (geisha) dan maiko (murid geisha) dari Gion-machi, Kyoto. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
·  Tanggal 14 dan 15
Festival Musim Semi Takayama, di Kuil Hie, Takayama, Prefektur Gifu
Tempat suci yang dapat dibawa dan selusin atau lebih kereta hias diarak oleh peserta berkeliling kota. Kereta hias dihiasi kerajinan emas dan pahatan yang sangat indah, juga karya seni yang mengagumkan seperti bendera yang di bordir, semuanya menunjukkan keahlian para pekerja di daerah Hida. (Sumber: Nipponnia No. 34, 15 September 2005)
Source : http://meita-seputarjepang.blogspot.co.id/2008/05/macam-macam-perayaan-dan-festival-di.html?m=1